BANTAENG, Teropong Barat.com, – Musyawarah Daerah (Musda) I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Da’i Muda Kabupaten Bantaeng berlangsung lancar dan sukses.
Acara tersebut mengusung Tema “Yang Muda Yang Berdakwah”
Kegiatan yang dihadiri oleh da’i kondang di kabupaten Bantaeng ini dilaksanakan di aula Kafe Budi Jaya Jalan Pemuda No. 3 Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng. Jum’at 3 April 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam musda tersebut berlangsung secara kekeluargaan dan penuh hangat dalam nuansa kebersamaan.
Musda merupakan forum organisasi tertinggi yang digelar setiap beberapa tahun sekali untuk mengevaluasi kinerja pengurus, menyusun rencana strategis, serta memilih kepengurusan baru.
Forum ini menjadi penentu arah lembaga agar tetap relevan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam musda tersebut terpilih ustadz Irman Nur sebagai Ketua umum Majelis Da’i Muda (MDM) periode 2026-2031.
Irman Nur terpilih secara aklamasi yang telah disepakati oleh seluruh peserta musda.


Di penghujung masa jabatannya, Ustadz Kaharuddin Mansyur Karim,.S.Pdi selaku ketua umum Majelis Da’i Muda Kabupaten Bantaeng periode 2022-2025 menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan berharga untuk mengemban tugas sebagai Ketua Majelis Da’i Muda Bantaeng.
Perjalanan ini bukan sekadar tentang jabatan, melainkan tentang kebersamaan, pengabdian, dan perjuangan dalam menebar kebaikan.
Dengan penuh kerendahan hati, dia menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya serta penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Dewan Pimpinan Pusat Majelis Da’i Muda atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan selama satu periode ini.
Menurutnya, Kepercayaan tersebut adalah kehormatan besar yang akan selalu saya jaga dalam ingatan dan hati, ucap Kaharuddin Mansyur.
Dalam kesempatan itu, dia juga berterima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan dan sahabat seperjuangan yang telah membersamai setiap langkah, dalam suka maupun duka.
“Tanpa kebersamaan dan dukungan kalian, perjalanan ini tidak akan memiliki makna yang sama,” ucapnya.
Tak lupa penghargaan yang setulus-tulusnya saya sampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bantaeng atas dukungan yang nyata dan keseriusannya dalam membersamai gerakan dakwah Majelis Da’i Muda.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bantaeng turut serta memberikan andil dalam perjalanan MDM Kabupaten Bantaeng yang senantiasa membimbing, menuntun, dan menjadi penyejuk dalam setiap langkah perjuangan demi kemaslahatan umat.
Tak hanya itu Kaharuddin Mansyur turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi kepemudaan dan komunitas dakwah yang ada di Kabupaten Bantaeng.
“Jalinan silaturahmi yang indah, kebersamaan yang terbangun, serta sinergi yang kita rajut bersama menjadi bukti bahwa dakwah ini akan selalu kuat ketika kita berjalan bergandengan,” urainya.
Dia menyadari sepenuhnya, selama menjalankan amanah ini tentu masih banyak kekurangan, kesalahan, dan hal-hal yang belum mampu saya sempurnakan.
Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak.
Akhir kata, saya percaya bahwa perjuangan ini tidak akan pernah berhenti, Estafet kepemimpinan akan terus berlanjut, membawa harapan baru, semangat baru, dan langkah yang lebih besar untuk menjadikan Majelis Da’i Muda Bantaeng semakin kuat, semakin bermanfaat, dan semakin dirasakan kehadirannya oleh umat.
“Semoga setiap langkah yang telah kita ukir bersama menjadi amal jariyah yang terus mengalir, bahkan ketika kita tak lagi berada di tempat yang sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Terpilih MDM Kabupaten Bantaeng periode 2026-2031 ustadz Irman Nur mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan kepada seluruh sahabat dari MDM Kabupaten Bantaeng.
Di kepimpinannya, Majelis Da’i Muda Kabupaten Bantaeng berperan aktif sebagai pembawa nilai-nilai ajaran Islam yang sejuk di tengah masyarakat.
Disamping itu, para da’i juga harus memilki inovasi dan materi dakwah yang disenangi masyarakat.
Terkhusus bagi da’i milenial, agar mampu merancang metode dakwah yang kreatif dan relevan dengan generasi muda seperti memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk menyampaikan pesan-pesan agama yang bijaksana dan teladan serta mampu memimpin da’i muda yang lainnya untuk bersikap bijaksana teladan dan konsisten dalam berdakwah, terang Irman.
Dirinya berharap MDM Kabupaten Bantaeng menjadi organisasi yang aktif dan produktif dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di tingkat kabupaten, tutup Irman Nur.
Musyawarah Daerah Majelis Da’i Muda Kabupaten Bantaeng ini turut dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Majelis Da’i Muda (Rehan)
















































