Bansos Diduga Tak Tepat Sasaran, Warga Tebaloan–Duduk Sampeyan Gresik Mengeluh

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Sabtu, 4 April 2026 - 07:42 WIB

4037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK // Teropongbarat.com Warga Kelurahan Tebaloan dan Dusun Brak, Kecamatan Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, mengeluhkan penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah yang dinilai tidak tepat sasaran.

Sejumlah warga menyebut, masih banyak keluarga miskin yang seharusnya menerima bantuan justru tidak terdata sebagai penerima manfaat. Sebaliknya, bantuan disebut diterima oleh warga yang secara ekonomi tergolong mampu.

Permasalahan ini diduga berkaitan dengan pendataan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang bersumber dari basis data sosial pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengajuan dari RT sudah disampaikan ke kelurahan, namun sering kali tidak berlanjut karena keterbatasan kewenangan,” ujar salah satu warga, Kamis (2/4/2026).

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tebaloan, Shofaun Nafasih, membenarkan adanya aduan masyarakat terkait hal tersebut. Ia menyebut, keluhan warga umumnya terkait ketidaksesuaian data penerima bansos di lapangan.

“Masih ada warga dengan kondisi janda dan kurang mampu yang belum terakomodasi dalam data penerima,” ujarnya.

Menurutnya, proses pendataan penerima bansos melibatkan berbagai pihak, termasuk pendamping sosial di tingkat kecamatan. Karena itu, diperlukan evaluasi dan verifikasi ulang agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan data dan transparansi dalam penyaluran bansos, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Redaksi//

Teropongbarat.com

( Team/Gresik )

Berita Terkait

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Tito Ahmad Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kepastian bagi Driver Online
vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan
Bersama Bupati dan Dandim 1015, Kapolres Kotim Pantau pembuatan Sekat Kanal di kawasan Bandara, cegah Karhutla meluas.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:23 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Pencegahan Laka Lantas di Gereja GKPB  

Jumat, 4 September 2026 - 16:31 WIB

Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus

Jumat, 4 September 2026 - 14:19 WIB

Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura

Jumat, 4 September 2026 - 14:15 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 13:54 WIB

Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:49 WIB

*Hadiri Penutupan KKNT FH UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum dan Generasi Muda Produktif*

Berita Terbaru