Sentuhan Kasih Ning Tiwi di Probolinggo: Menguatkan Luka, Menyalakan Harapan Anak-Anak Yatim

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 05:07 WIB

4075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Probolinggo // Teropongbarat.com  Di tengah hiruk kehidupan yang tak selalu ramah bagi semua orang, sebuah pemandangan penuh makna hadir di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Senin (6/4/2026). Kehadiran Ketua Umum Pertiwi Nusantara Bersatu, Hj. Sri Setyo Pertiwi—yang akrab disapa Ning Tiwi—kembali menjadi oase kesejukan bagi anak-anak yatim piatu di Yayasan KH Abu Bakar.

Bukan sekadar kunjungan, melainkan perjumpaan hati yang sarat ketulusan. Di balik senyum polos anak-anak itu, tersimpan kisah kehilangan yang dalam—tentang sosok orang tua yang tak lagi bisa mereka peluk, tentang rindu yang hanya bisa dipanjatkan lewat doa. Namun siang itu, kesedihan mereka seakan mendapat pelipur.

Satu per satu anak-anak menyambut Ning Tiwi dengan penuh antusias. Mata mereka berbinar, seolah menemukan kembali sosok yang memberi rasa aman. Ada yang menggenggam erat tangannya, ada pula yang menunduk haru, menahan air mata yang hampir jatuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penuh kelembutan, Ning Tiwi menyapa mereka, menatap satu per satu wajah penuh harap itu.

“Kalian adalah anak-anak kuat dan istimewa. Jangan pernah merasa sendiri. Banyak yang mencintai kalian, dan masa depan kalian masih sangat panjang untuk diperjuangkan,” ucapnya dengan suara yang menenangkan.

Kegiatan santunan yang digelar bukan sekadar rutinitas atau agenda seremonial. Lebih dari itu, ini adalah bentuk kasih sayang yang terus dirawat, sebuah komitmen yang tak pernah putus. Setiap kali berkunjung ke Probolinggo, Ning Tiwi selalu menyempatkan diri untuk kembali ke tempat ini—seakan ada ikatan batin yang tak tergantikan dengan anak-anak yatim tersebut.

Bantuan yang diberikan mungkin tak seberapa jika dilihat dari nilai materi, namun maknanya jauh lebih besar. Ia menjadi penyemangat, menjadi penguat langkah bagi anak-anak itu untuk tetap bermimpi, tetap percaya bahwa masa depan mereka layak diperjuangkan.

Suasana semakin khidmat ketika Ning Tiwi memimpin langsung pembacaan teks Pancasila. Suara anak-anak yang mengikuti dengan lantang menggema di ruangan sederhana itu—menjadi simbol bahwa semangat kebangsaan dan harapan masa depan tetap tumbuh, bahkan dari tempat yang penuh keterbatasan.

Acara ditutup dengan doa bersama. Dalam lirih suara para santri, terselip harapan-harapan sederhana: ingin hidup lebih baik, ingin membanggakan orang tua, dan ingin meraih masa depan yang cerah.

Pengasuh yayasan, Ustad Muhammad Toyib, mengungkapkan rasa haru dan syukur yang mendalam atas kehadiran Ning Tiwi.

“Bagi anak-anak ini, kehadiran beliau adalah kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan materi. Mereka selalu menunggu momen ini. Ini bukan hanya santunan, tapi kasih sayang yang nyata,” ujarnya.

Dalam doa yang dipanjatkan, terselip harapan tulus agar Ning Tiwi dan keluarga besar Pertiwi Nusantara Bersatu senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam setiap langkah kebaikan yang dijalankan.

Kisah sederhana ini menjadi cermin bahwa di tengah kerasnya kehidupan, masih ada tangan-tangan tulus yang memilih untuk peduli. Bahwa sekecil apa pun kebaikan, mampu menghadirkan arti besar bagi mereka yang membutuhkan.

Dan di wajah-wajah kecil penuh harapan itu, tersimpan masa depan bangsa—yang hari ini mungkin terluka, namun esok bisa bersinar, jika terus disentuh dengan kasih dan kepedulian.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Polres Binjai Tangkap Tiga Terduga Pengedar Narkoba,Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Disita
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Pencegahan Laka Lantas di Gereja GKPB  
Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus
Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:01 WIB

Wartawan Ditahan, Dugaan Pengedar Obat Keras Justru Lolos dari Jerat Hukum. Kapolsek Teluknaga Siap di Propamkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

Senin, 15 Juni 2026 - 17:40 WIB

ALPETARA Deklarasikan Gerakan Pelajar Cerdas dan Peduli Kamtibmas, Tolak Tawuran serta Narkoba

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:06 WIB

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Kini Berani Urus Sertipikat Tanah Sendiri Tanpa Calo

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:07 WIB

Temui Gus Ipul ,Syah Afandin Perjuangkan Tambahan Bantuan Korban Banjir Langkat

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:23 WIB

Futsal May Day Cup 2026 Pelajar Se-Tangerang Raya: Stop Tawuran, Anarkis, Vandalisme dan Tolak Narkoba

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:17 WIB

IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Resmi Laporkan Intimidasi dan Ancaman Ke Polda Metro Jaya

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:55 WIB