Dua Remaja Korban Hanyut di Air Terjun Parampangi Ditemukan Meninggal Dunia di Pesisir Pantai

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 19:16 WIB

4055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – Operasi pencarian terhadap dua remaja perempuan yang terseret arus di Air Terjun Kampung Parampangi, Desa Bonto Maccini, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pesisir pantai Kampung Kaili, Kecamatan Bissappu, pada Senin (13/4/2026) pagi.

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Gunawang Amin, S.H., M.Si., membenarkan penemuan kedua jenazah tersebut pada hari kedua pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

“Benar, kedua korban atas nama Eva (18) dan Dilla (15) telah ditemukan oleh warga dan Tim SAR Gabungan di area pesisir pantai sekitar pukul 07.40 Wita dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Gunawang Amin saat dikonfirmasi, Senin (13/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim menceritakan ihwal
Peristiwa naas ini bermula pada Minggu (12/4) sekitar pukul 13.30 Wita. Kedua korban bersama lima rekan lainnya mengunjungi Air Terjun Parampangi untuk berwisata.

Saat sedang asyik berfoto di sekitar aliran air, debit air tiba-tiba meningkat drastis.

“Korban terjebak di tengah arus yang tiba-tiba menjadi deras. Rekan-rekan korban sempat berupaya menolong dengan melempar tali, namun karena kuatnya arus, korban tidak mampu menjangkau tali tersebut dan hanyut menuju Sungai Cekala,” jelas Perwira tiga balok ini.

Pencarian yang dilakukan sejak Minggu sore sempat dihentikan karena cuaca dan jarak pandang, sebelum akhirnya dilanjutkan pada Senin pagi. Jenazah pertama, Dilla (15), ditemukan pertama kali oleh seorang warga bernama H. Making dalam kondisi tersangkut di lokasi budidaya rumput laut.

Tak lama berselang, jenazah kedua, Eva (18), ditemukan oleh warga bernama Ahmad di area pemacu ombak, sekitar 500 meter dari lokasi penemuan pertama.

“Tim SAR Gabungan yang dibantu personel Polsek Bissappu langsung mengevakuasi kedua jenazah ke RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu untuk dilakukan visum,” tambahnya.

Setelah menjalani proses visum oleh tim medis dan identifikasi oleh Tim Inafis Polres Bantaeng, kedua jenazah diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 09.55 Wita untuk disemayamkan di rumah duka masing-masing.

AKP Gunawang Amin juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat berwisata di area sungai atau air terjun, terutama saat curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan perubahan debit air secara mendadak. (Rehan)

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
Polres Sergai Sikat 38 Kasus Narkoba, 58 Pelaku Ditangkap
Pererat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bonto Atu Aktif Laksanakan Komsos
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.
Disaksikan Forkopimda Kabupaten Jeneponto, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng Serahkan Santunan JKM Kepada Ahli Waris
BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:49 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Kapolda Aceh Tuntaskan Dugaan Penganiayaan dan Mafia Tanah Transmigrasi Longkib

Berita Terbaru