Amankan Masa Depan Generasi Muda, Ini Langkah Nyata Polres Bantaeng di SMAN 2 Bantaeng 

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:07 WIB

40201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Bantaeng menggelar kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) bagi siswa baru yang tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Aula SMA Negeri 2 Bantaeng, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WITA ini berfokus pada edukasi pencegahan kenakalan remaja, khususnya terkait bahaya narkoba, judi online, dan aksi perundungan (bullying).

Hadir sebagai pemateri utama, KBO Sat Binmas Polres Bantaeng Iptu Alimuddin, S.E., bersama KBO Sat Res Narkoba Ipda Achmad Kurnia, S.Pd.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para siswa, guru, pembina, serta pengurus OSIS, aparat kepolisian memaparkan secara gamblang dampak buruk penyalahgunaan NAFSA, maraknya judi online di kalangan remaja, hingga dampak psikologis serta hukum dari tindakan bullying.

KBO Sat Binmas Polres Bantaeng Iptu Alimuddin, S.E., bersama KBO Sat Res Narkoba Ipda Achmad Kurnia, S.Pd., memberikan arahan tegas dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Binluh) di hadapan ratusan siswa, guru, pembina, serta pengurus OSIS SMAN 2 Bantaeng, Kamis (16/7/2026).

Dalam sambutannya, kedua perwira pertama Polres Bantaeng ini memaparkan secara gamblang tiga ancaman nyata yang sedang mengintai generasi muda saat ini.

Iptu Alimuddin menekankan bahwa maraknya judi online dan aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah sudah memasuki tahap yang mengkhawatirkan.

Beliau mengingatkan para siswa bahwa bullying, baik secara fisik maupun di media sosial (cyberbullying), memiliki dampak psikologis yang fatal bagi korban dan konsekuensi hukum yang berat bagi pelaku.

Selain itu, kecanduan judi online dinilai dapat merusak masa depan dan memicu tindakan kriminalitas di usia dini.

Sementara itu, Ipda Achmad Kurnia menyoroti bahaya nyata dari penyalahgunaan NAFZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya).

Beliau memaparkan bagaimana zat terlarang tersebut dapat merusak jaringan saraf otak, menurunkan prestasi, hingga menghancurkan cita-cita bangsa.

Pihak kepolisian mengajak seluruh warga sekolah untuk aktif menjadi mata dan telinga aparat guna memutus rantai peredaran gelap narkoba di lingkungan pendidikan.

Di akhir sambutannya, aparat kepolisian berpesan agar para siswa baru yang sedang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini bijak dalam menggunakan teknologi. Sinergi yang kuat antara sekolah dan kepolisian diharapkan mampu membentengi para pelajar di Kabupaten Bantaeng agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan taat hukum.

Sementara itu, Plt. Kepala SMAN 2 Bantaeng, Halijah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran dan kepedulian jajaran Polres Bantaeng dalam membina mental generasi muda di sekolahnya.

“Materi ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Kami berharap peserta didik tidak hanya memahami dampak hukum, tetapi juga dampak sosial, psikologis, dan masa depan yang dapat ditimbulkan dari penyalahgunaan NAPZA, keterlibatan dalam judi online, maupun perilaku perundungan,” ujar Halijah.

Lebih lanjut, pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus membangun lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Langkah ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang disiplin, taat hukum, bijak dalam menggunakan teknologi, serta saling menghormati demi terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih dari penyakit sosial. (Rehan)

Berita Terkait

Babinsa Bonto Jaya Bersama Warga Gotong Royong Ratakan Timbunan di Sekitar Masjid Nurul Yakin
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tingkatkan Mutu Pelayanan, BRI Cabang Bantaeng Beri Kejutan Cenderamata di Momentum Harpelnas
Babinsa Bonto Lebang Dampingi Petani, Pastikan Pemeliharaan Tanaman Padi Berjalan Optimal
Dipicu Utang Rp 6 Juta dan Miras, Pria di Bantaeng Tega Habisi Nyawa RA Pakai Parang
Dandim 1410/Bantaeng Tinjau SD Negeri 13 Libboa, Prihatin Kondisi Pendidikan di Wilayah Terpencil
vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan
Kodim 1410/Bantaeng Rutin Laksanakan Latihan Pencak Silat Militer

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 13:54 WIB

Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

*Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran*

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Minibus dan Sepeda Motor Tertemper KA Sri Lelawangsa di Binjai,Dua Orang Luka Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 07:45 WIB

Patroli Malam Polsek Air Putih Sisir Titik Rawan, Antisipasi Balap Liar, Begal dan Tawuran

Jumat, 4 September 2026 - 07:11 WIB

Patroli KRYD Presisi Roda-4 Polres Batu Bara, Sisir Titik Rawan Cegah 3C dan Kejahatan Jalanan

Jumat, 4 September 2026 - 07:04 WIB

Patroli Malam Polsek Medang Deras, Ps. Kanit Binmas Pimpin Langsung Jaga Kamtibmas  

Berita Terbaru