Aksi Nyata Pelajar, SMA Negeri 1 Blangkejeren Turun Langsung Bantu Warga di 3 Desa Kecamatan Rikit Gaib

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 01:27 WIB

4019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 19 April 2026 – Keluarga besar SMA Negeri 1 Blangkejeren menggelar kegiatan bakti sosial dengan mengunjungi tiga desa yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Gayo Lues. Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada hari Minggu, dengan penyaluran bantuan berupa paket sembako dan kitab suci Alquran kepada warga yang mengalami musibah banjir di Desa Remukut, Desa Penomon Jaya, dan Desa Cane Toa, Kecamatan Rikit Gaib.

Bencana banjir yang melanda beberapa bagian Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur dan berdampak pada kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Respon cepat dari berbagai pihak termasuk institusi pendidikan menjadi sangat penting untuk membantu pemulihan dan meringankan beban warga terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, SMA Negeri 1 Blangkejeren menyalurkan 180 paket sembako kepada warga terdampak di Desa Remukut yang merupakan desa terparah. Desa Penomon Jaya menerima 40 paket sembako, sementara Desa Cane Toa mendapatkan 60 paket bantuan. Semua bantuan tersebut berasal dari hasil sumbangan para siswa sekolah, yang secara sukarela mengumpulkan donasi untuk meringankan penderitaan sesama.

Selain pemberian paket sembako dan Alquran sebagai bentuk bantuan spiritual, keluarga besar sekolah juga melaksanakan gotong royong membersihkan masjid di Desa Cane Toa yang turut terkena dampak banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi sosial yang tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan materi, tetapi juga pada upaya pemulihan lingkungan dan memperkuat solidaritas sosial di masyarakat.

Kepala SMA Negeri 1 Blangkejeren, Aguswati Gulo, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini melibatkan seluruh dewan guru, staf karyawan, serta perwakilan siswa. Ia menegaskan bahwa kegiatan semacam ini rutin dilaksanakan setiap semester sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan kepedulian sosial siswa, meskipun tidak dalam situasi bencana. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa peduli, empati, dan semangat gotong royong di kalangan siswa, sekaligus membangun kepekaan sosial yang kuat,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh salah satu siswa, Risky, yang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyatakan kebahagiaannya dapat berkontribusi dalam program bakti sosial sekaligus berharap agar kegiatan ini dapat lebih sering diselenggarakan dan menjangkau lebih banyak desa yang membutuhkan di wilayah Gayo Lues. “Saya sangat senang bisa ikut serta membantu masyarakat yang terkena musibah, dan berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan,” ujar Risky.

Kepala sekolah juga mengungkapkan rencana ke depan yang sudah dijadwalkan, dimana pada bulan Mei mendatang, pihak sekolah berencana kembali mengadakan bakti sosial di Kecamatan Pining, yang merupakan salah satu daerah lain yang terdampak banjir. Rencana ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, yang turut memberikan semangat kepada sekolah untuk terus aktif dalam program sosial kemasyarakatan.

Bakti sosial SMA Negeri 1 Blangkejeren ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi pendidikan mampu berperan aktif tidak hanya dalam peningkatan mutu akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan kepedulian sosial dalam situasi yang mendesak. Melalui sinergi antara tenaga pendidik, siswa, dan dukungan pemerintah daerah, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kesulitan warga sekaligus mengangkat semangat gotong royong dan solidaritas di tengah bencana.

Ke depan, kegiatan kemanusiaan serupa diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberikan dampak positif tidak hanya dari sisi operasional, tetapi juga dari pembentukan peradaban sosial yang berakar kuat di masyarakat. Kepedulian generasi muda terhadap sesama menjadi modal utama dalam membangun masyarakat yang tangguh dan penuh empati, terutama dalam menghadapi dinamika alam dan sosial di daerah seperti Kabupaten Gayo Lues. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Rabusin Tegaskan Penegakan Hukum Harus Berpijak pada Fakta Hukum dan Kepastian Hak di Pengadilan Negeri Blangkejeren
Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung
Kasus Bergulir di Tengah Sorotan, Rabusin Nilai Pengawasan Lembaga Negara Sangat Dibutuhkan
Dugaan Rekayasa Fakta Persidangan, Rabusin Sebut Jaksa Abaikan Batas Lahan dalam Surat Gadai
Di Tengah Tuduhan Dakwaan Dipaksakan Tanpa Dasar Kuat Beranikah Hakim Memvonis
Sorotan Publik Menguat, Komisi III DPR RI Didorong Turun Tangan Awasi Kasus Rabusin Ariga Lingga di Gayo Lues
Diduga Surat “Pesanan” Kepala Desa, Rabusin Ariga Lingga Tuding Ada Rekayasa Bukti dalam Sengketa Lahan
Rabusin: Surat Keterangan Palsu Jadi Alat Kriminalisasi, Hakim Diminta Tidak Tutup Mata

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru