Anwar Idris minta Pemerintah cepat bergerak tangani korban gas beracun di Aceh Timur

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 25 September 2023 - 15:43 WIB

40486 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR , TEROPONG BARAT – Drs.Anwar Idris Anggota Komisi VII DPR RI meminta pemerintah untuk cepat bergerak membantu dan menyelidiki kasus gas beracun, sehingga menyebabkan puluhan warga Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam mengalami sesak nafas dan muntah-muntah dan harus di larikan kerumah sakit, akibat gas beracun dari aktivitas pengeboran sumur minyak PT Medco E&P Malaka di Kabupaten Aceh Timur.

Akibat kasus gas beracun tersebut, Anwar Idris sangat geram atas ketidakbecusan penanganan polusi gas beracun dari operasional PT Medco, karena sudah terjadi beberapa kali.

Drs Anwar Idris melayangkan teguran keras kepada manajemen PT Medco, dan meminta pemerintah khususnya Kementrian ESDM dan Kementrian LHK, serta instansi terkait, agar segera turun ke lokasi membantu warga dan mengambil langkah-langkah penanganan terhadap korban secara cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila tidak segera ditindaklanjuti, dan terus terjadi pembiaran polusi gas beracun yang sangat membahayakan penduduk, maka melalui Komisi VII DPR RI saya usulkan PT Medco untuk diberi sanksi tegas, bahkan saya siap merekomendasikan perusahaan ekspolari migas tersebut ditutup dan dihentikan operasionalnya di Aceh Timur.

“Karena menurut Anwar Idris persoalan keracunan akibat gas PT Medco ini, sudah beberapa kali terjadi dan sangat mengancam keselamatan masyarakat”

Kami minta pemerintah harus segera bergerak cepat, menangani kondisi buruk ini, karena sangat merugikan masyarakat, ucap Anwar Idris geram.

Akibat keracunan gas aktivitas PT Medco di CPO Sumur Alur Siwah, Kecamatan Nurussalam, menyebabkan puluhan warga Desa Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam harus dirawat secara intensif dan sebagian lainnya, harus mengungsi ke kantor camat.

Menurut informasi, saat ini pihak perusahaan telah turun kelapangan dan membantu memberi penanganan kesehatan kepada korban. (ZK)

Berita Terkait

Keterangan Kadis PUPR Berubah, Haris Nduru Tuntut Permintaan Maaf Terbuka dan Audit Proyek Rp7,25 Miliar
BNPB, Bangun Huntara Diduga Tak Layak Huni, Korban Banjir Simpang Jernih Mengeluh
Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak
Kapolres Aceh Timur Tinjau Pengobatan Gratis dan Trauma Healing bagi Korban Banjir di Julok
Julok Putra Legend FC Raih Gelar Juara Di Piala Silaturahmi U-40 Block A 2025
Bea Cukai Langsa Tegaskan Komitmen Berantas Rokok Ilegal, 14.100 Batang Disita di Aceh Timur
Penolakan Terhadap Liputan Wartawan Terkait Dana Desa di Aceh Timur Dinilai Bertentangan dengan UU Pers
Apresiasi Sekjen Fast Respon Conter Polri Nusantara Aceh: Pelantikan Keuchiek Serentak Jadi Momentum Aceh Timur Maju

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:45 WIB

Bupati Aceh Singkil Sampaikan Terima Kasih kepada Gubernur Aceh atas Dukungan Pembangunan Jalan Kuala Baru dan Ujung Bawang

Senin, 22 Juni 2026 - 14:19 WIB

Jaga Keharmonisan Desa, Babinsa Kaloling Kodim 1410 Bantaeng Ajak Warga Tingkatkan Kerukunan

Senin, 22 Juni 2026 - 14:14 WIB

Melalui Semangat Muharram, Kodim 1410/Bantaeng Bangun Karakter Prajurit Yang Beriman dan Berdedikasi

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Bentuk Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Satlantas Polres Bantaeng Salurkan Bantuan Sosial

Senin, 22 Juni 2026 - 00:31 WIB

Turnamen Mobile Legends Resmi Ditutup Kapolres Bantaeng

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:57 WIB

Dukung Sensus Ekonomi 2026,Wakil Bupati Langkat Tiorita Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:28 WIB

Tutup Turnamen Voli di Bahorok,Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti: Atlet Terus Asah Prestasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:26 WIB

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Parang Loe Rutin Komsos di Wilayah Binaan

Berita Terbaru