Dana Desa Bukit Alim, Tak Murni Hanya Kesalahan Kepala Desa Tetapi Cenderung Kesalahan Tim Perencana, pelaksana dan Evaluasi Program

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 23 April 2024 - 03:19 WIB

40314 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Terkait berbagai Tudingan yang menimpa Pengelolaan Dana desa Kampong Bukit Alim Kecamatan Longkip Kota Subulussalam setelah dilakukan penelusuran atas proses pengelolaan dan Perencanaan Kegiatan Kolam Batubara yang katanya mengakibatkan kerugian Negara senilai 197.000.000 Rupiah ternyata ditemukan tidak saja kesalahan Oknum Kepala Desa Bukit Alim Jamsari. (22/04/24).

Menurut Anton Tinendung Ketua LSM Suara Putra Aceh “Tim Perencana dan Pengawas penggunaan dana desa dan tim Perifikasi Penggunan Dana desa seperti Pendamping Desa, Camat dan DPMK harusnya sejak awal memberi Warning peringatan atas penggunaan Dana Desa yang tidak tepat Sasaran. Bukankah evaluasi Pengajuan program Dana Desa banyak yang terlibat didalamnya.?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehingga hal ini menurut hemat kami Oknum kepala desa Jamsari, hanya dapat dikenakan Sanksi pengembalian Dana Desa yang tidak tepat sasaran itu. Membangun Kolam Batubara untuk objek wisata desa ditempat rawan bencana banjir tentu merupakan kesalahan secara bersama-sama baik, bagi Tim Perencana, pelaksana dan pengawas sekaligus kegiatan Dana Desa secara bersamaan(berjemaah). Semua proses pengajuan Dana Desa tetap melalui Musdus, musdes dan musrembang harusnya.

Namun kami melihat dari sisi positifnya yang berbeda bahwa pemerintah Kampong Bukit Alim saat membangun Kolam Batu Bara didesa DENGAN TUJUAN pembangunan tersebut untuk mendapatkan Pades(pengasilan desa dari sudut objek Pariwisata kampong). Demikian disampaikan Pimpinan LSM Suara Putra Aceh tersebut. (Tim.raja).

Berita Terkait

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru
Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG
TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi
TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi
Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 00:11 WIB

Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Pria di Kuala Langkat

Jumat, 11 September 2026 - 00:02 WIB

Ciduk Dua Pengedar Sabu ,Polres Binjai Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Narkoba

Kamis, 10 September 2026 - 23:55 WIB

Sapu Bersih Pungli,Polres Binjai Ringkus 4 Terduga Pelaku Premanisme

Kamis, 10 September 2026 - 23:49 WIB

Sebut Butuh Karakter Intelektual, Akademisi UINSU Dukung Agus Purwanto Pimpin KAHMI Binjai

Kamis, 10 September 2026 - 23:41 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Perintahkan OPD Tindaklanjuti Arahan Gubernur Soal Blue Night

Kamis, 10 September 2026 - 22:52 WIB

Bupati Aceh Singkil Kantongi Persetujuan Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi

Kamis, 10 September 2026 - 22:37 WIB

P- APBD 2026 Disahkan,Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Tekanan Anggaran Harus Tepat Sasaran

Kamis, 10 September 2026 - 22:31 WIB

Cuaca Ekstrem,Plt Bupati Langkat Tiorita:Jangan Tunggu Bencana Membesar

Berita Terbaru