DBCHT Dispertan KP Sampang Anggarkan Ke JUT di 8 Kecamatan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 25 Juli 2024 - 11:40 WIB

40377 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Pemerintah Kabupaten Sampang pada tahun 2024 sebesar Rp 37 Miliar rupiah. Dana tersebut dari DBCHT 2024 sebesar Rp 33 Miliar dan dana Silpa 2023 sebesar Rp 4 miliar.

Sementara DBHCHT tahun 2023 sebesar 50 miliar rupiah, jumlah yang di terima tahun ini lebih kecil penerimaan dari pada tahun sebelumnya, Hal itu dijelaskan Abdi Barri Salam, Analis Kebijakan Muda, Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Sampang saat di temui di kantornya, secara rinci peruntukan dana DBHCHT yang diterima Pemkab Sampang.

Dengan rincian DBHCHT Reguler sebesar Rp 37,9 miliar, SILPA DBHCHT sebesar Rp 8,5 miliar dan Treasury Deposit Facility (TDF) DBHCHT sebesar Rp 3,6 miliar. Sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 215/PMK.07/2021 dijelaskan, alokasi pemanfaatan DBHCHT sebesar 40 % (persen) untuk kesehatan, 20 % untuk peningkatan bahan baku dan pelatihan, 30 % untuk BLT DBHCHT, dan sosialisasi dan penegakan hukum sebesar 10 % (persen).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara DBCHT yang diterima Disperta KP bersama dengan Dinsosnakertrans Sebesar 20% (persen) tergabung, dimana diantarnya dimanfaatkan untuk program Jalan Usaha Tani (JUT) senilai Rp 2.872.499.595.

Kepala Disperta KP Sampang, Suyono melalui Kabid Prasarana dan Penyuluhan Pertanian, Nurul Fatimah menjelaskan, bahwasanya pihaknya sebagai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang,dalam dekat ini akan melaunching 18 Paket Jalan usaha tani (JUT) di 8 Kecamatan tersebut.

Adapun 8 kecamatan yang menerima yakni Kecamatan Sampang, Torjun, Sreseh, Tambelangan, Robatal, Sokobanah, Karang Penang dan kecamatan Camplong.

Penentuan 18 lokasi paket JUT tersebut melalui sistem pengajuan dari berbagai kelompok tani dari berbagai kecamatan se-kabupaten Sampang sejak tahun 2023.

Dimana hasil survei, khususnya lokasi paling membutuhkan dan layak yang menjadi keputusan penentuan.

Dana JUT 18 lokasi ke 8 kecamatan tersebut, bersumber dari Dana DBHCHT tahun 2024, berupa

Pekerjaan Konstruksi dan Pengadaan langsung yang seluruhnya dikerjakan kelompok tani sebagaimana selaku pemohon dengan harapan pekerjaannya sesuai RAB.

Selaku penanggung jawab,Disperta KPP Sampang hanya sebatas survei dan pengawasan pekerjaan dan aliran dana sebagaimana mestinya.

Kembali dijelaskan Suyono melalui Kabid Prasarana dan Penyuluhan Pertanian, Nurul Fatimah menerangkan, tahapan perencanaan program JUT sudah selesai semua, dan dalam waktu dekat akan di launching.

Saat ini pihaknya sedang me-review berkas perencanaan tersebut, dan memprediksi pembangunan JUT dimulai awal Agustus mendatang.

Intinya, JUT itu ditargetkan untuk mempermudah akses keluar masuk lahan pertanian, pungkas Nurul Fatimah.

”Harapan kami dengan kegiatan JUT, bisa membantu petani dalam bertani dan bisa meningkatkan hasil pertaniannya, serta mempermudah mengangkut hasil usaha taninya,” terangnya. (AR Red).

Berita Terkait

DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju
Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka
Ketika Responsivitas Pemerintah Hanya Bergantung pada Algoritma Viral di Media Sosial Oleh: Dinda Rosanti Salsa Bela, S.IP., M.I.P. (Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Jambi)
Babinsa Pos Ramil tripa makmur Melaksanakan Komunikasi Sosial Bersama Masyarakat Di Desa Binaan
Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti
Dana Swadaya 0,5 Ha, AKP Era Maifo: Sinergi Polri-Petani Kunci Ketahanan Pangan
Bacakan Pledoi Sendiri, Fahruddin Minta Dibebaskan dari Seluruh Dakwaan
Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Pereintis TNI Tak Kenal Teriknya Matahari

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Polres Sergai Sikat 38 Kasus Narkoba, 58 Pelaku Ditangkap

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:28 WIB

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Berita Terbaru