Dugaan Penyalahgunaan Kartu PKH di Desa Robatal Oleh Oknum Tertentu, Menjadi Polemik di Masyarakat 

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 13 Desember 2024 - 20:36 WIB

402,650 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Dugaan banyaknya penerima bantuan tidak memegang kartu PKH (Program Keluarga Harapan) atau Kartu Merah Putih secara langsung, melainkan ada oknum tertentu yang memegangnya.

Hal ini menyebabkan para penerima di Desa Robatal,Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang, tidak dapat mengecek saldo atau memverifikasi jumlah bantuan yang mereka terima pada saat pencairan. Kondisi ini menimbulkan masalah dan keresahan terkait pengelolaan kartu PKH di kalangan masyarakat desa robatal, yang khawatir ada potensi penyalahgunaan bantuan yang seharusnya diterima sepenuhnya oleh mereka yang berhak.

Salah seorang warga setempat berharap agar hak-hak masyarakat dapat disalurkan dengan adil dan transparan. Ia menekankan pentingnya agar penerima bantuan memegang kartu mereka sendiri, sehingga mereka dapat memastikan bahwa bantuan yang diterima tidak dipotong atau disalahgunakan oleh pihak lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini menggarisbawahi perlunya sistem yang lebih terbuka dalam mendistribusikan bantuan sosial, agar masyarakat merasa aman dan percaya terhadap prosesnya”, ucapnya kepada awak media, Jumat (13/10/2024).

Menurut Ansori, seorang pemuda Desa Robatal, mengajak masyarakat untuk berani melaporkan setiap pelanggaran atau ketidaksesuaian prosedur terkait bantuan sosial tersebut.

“Masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan jika ada hal yang tidak sesuai prosedur.” Tegas Ansori.

Dirinya juga menjelaskan bahwa keberanian untuk melaporkan ketidakberesan adalah langkah penting dalam menjaga hak-hak masyarakat, serta menekankan bahwa transparansi dan kejelasan dalam proses distribusi bantuan sangat penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang merugikan masyarakat.

Pemuda ini juga mengungkapkan salah satu kasus yang baru terjadi dan mendapatkan perhatian yakni berasal dari Dusun Batu Ampar, Desa Robatal, di mana warga melaporkan adanya oknum yang menguasai kartu bantuan sosial milik masyarakat.

Warga setempat sangat berharap pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas, agar bantuan bisa disalurkan langsung kepada penerima yang berhak tanpa campur tangan pihak lain. Dengan harapan kedepannya proses pendistribusian bantuan lebih transparan dan tepat sasaran, demi memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.(AR)

Berita Terkait

Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju
Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka
Ketika Responsivitas Pemerintah Hanya Bergantung pada Algoritma Viral di Media Sosial Oleh: Dinda Rosanti Salsa Bela, S.IP., M.I.P. (Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Jambi)
Babinsa Pos Ramil tripa makmur Melaksanakan Komunikasi Sosial Bersama Masyarakat Di Desa Binaan
Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Berita Terbaru