Kasus Penganiayaan di Subulussalam: Pelaku Masih Bebas, Penyidikan Dipertanyakan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 04:07 WIB

404,032 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam Aceh,teropongbarat.co. Kasus penganiayaan dan pengeroyokan di belakang Terminal Kota Subulussalam menimbulkan kekecewaan dan kecurigaan publik. Sudah satu bulan berlalu sejak laporan polisi diajukan ke Polsek Simpang Kiri, namun keempat pelaku yang diduga berinisial R, Pardi, Rendi, dan Andre masih belum ditangkap. Ujar Keluarga korban yang merasa proses penyidikan berjalan lambat dan menduga adanya keterlibatan anak-anak brandal serta intervensi dari pihak tertentu yang melindungi para pelaku.

Orang tua korban mengungkapkan kekecewaannya. “Saksi korban sudah diperiksa, visum sudah diserahkan, tapi polisi tak kunjung menangkap pelaku. Rasanya laporan kami diabaikan,” ujarnya dengan nada getir. Korban mengalami luka-luka akibat aksi brutal tersebut.(12/03/ 25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Simpang Kiri, AKP Evizarrianto, S.AB., saat dikonfirmasi membenarkan tengah mempelajari kasus ini dan meminta keluarga korban bersabar. Ia berjanji akan menuntaskan kasus tersebut dan bahkan mempertimbangkan mediasi. Namun, janji tersebut dianggap terlalu lunak dan tidak meyakinkan keluarga korban yang mendesak Polres Subulussalam untuk turun tangan dan mengawasi proses penyidikan.

Lambatnya penanganan kasus ini menimbulkan keresahan di masyarakat dan menimbulkan pertanyaan tentang independensi penegakan hukum di Subulussalam. Publik menuntut keadilan bagi korban dan berharap pihak berwajib segera menangkap para pelaku serta mengungkap kebenaran di balik kasus ini. Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Subulussalam sedang diuji.//Tim TB. Inv.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Curi Besi Tembaga Seberat 70 Kg, Personil Polsek Bissappu Berhasil Amankan Pelaku Pencurian
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru