Kasus Penganiayaan di Subulussalam: Pelaku Masih Bebas, Penyidikan Dipertanyakan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 13 Maret 2025 - 04:07 WIB

404,038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam Aceh,teropongbarat.co. Kasus penganiayaan dan pengeroyokan di belakang Terminal Kota Subulussalam menimbulkan kekecewaan dan kecurigaan publik. Sudah satu bulan berlalu sejak laporan polisi diajukan ke Polsek Simpang Kiri, namun keempat pelaku yang diduga berinisial R, Pardi, Rendi, dan Andre masih belum ditangkap. Ujar Keluarga korban yang merasa proses penyidikan berjalan lambat dan menduga adanya keterlibatan anak-anak brandal serta intervensi dari pihak tertentu yang melindungi para pelaku.

Orang tua korban mengungkapkan kekecewaannya. “Saksi korban sudah diperiksa, visum sudah diserahkan, tapi polisi tak kunjung menangkap pelaku. Rasanya laporan kami diabaikan,” ujarnya dengan nada getir. Korban mengalami luka-luka akibat aksi brutal tersebut.(12/03/ 25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Simpang Kiri, AKP Evizarrianto, S.AB., saat dikonfirmasi membenarkan tengah mempelajari kasus ini dan meminta keluarga korban bersabar. Ia berjanji akan menuntaskan kasus tersebut dan bahkan mempertimbangkan mediasi. Namun, janji tersebut dianggap terlalu lunak dan tidak meyakinkan keluarga korban yang mendesak Polres Subulussalam untuk turun tangan dan mengawasi proses penyidikan.

Lambatnya penanganan kasus ini menimbulkan keresahan di masyarakat dan menimbulkan pertanyaan tentang independensi penegakan hukum di Subulussalam. Publik menuntut keadilan bagi korban dan berharap pihak berwajib segera menangkap para pelaku serta mengungkap kebenaran di balik kasus ini. Kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Subulussalam sedang diuji.//Tim TB. Inv.

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian
Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka
Polres Batu Bara Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Toba 2026, Ungkap 29 Kasus Narkotika
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Bintang Lapangan Hijau Riko Simanjuntak Acungkan Jempol untuk IPDA Bolon Situngkir: “Sukses Selalu, Gomos Martamiang Horas!”

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru