Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026 - 19:21 WIB

4046 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, 10 April 2026 |  Masyarakat Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas inisiasi Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., dalam pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Pintu Rime dengan Desa Pertik.

Pengulu Kampung Pertik, Zainal Abidin, mengungkapkan rasa syukur dan penghargaan kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya tim gabungan TNI, Polri, Damkar Gayo Lues, relawan serta masyarakat yang telah bekerja sama membangun jembatan tersebut.

“Pembangunan jembatan gantung ini sangat membantu masyarakat kami, terutama pasca banjir yang sempat memutus akses antar desa. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan inisiasi dari Bapak Kapolda Aceh,” ujar Zainal Abidin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut, mobilitas warga kini kembali lancar, khususnya bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua yang dapat melintas dengan aman. Selain itu, anak-anak yang berangkat ke sekolah tidak lagi harus menyeberangi sungai dengan arus deras yang berisiko.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Pining, Gemasih Ganti Nireta, S.Pd., M.Pd., bersama para siswa-siswi yang merasakan langsung manfaat jembatan tersebut dalam menunjang aktivitas belajar sehari-hari.

Hal senada turut disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 2 Pining, Ali Umar, M.Pd., bersama siswa-siswi yang kini dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman.

Selain itu, Kepala Sekolah SD Negeri 1 Pining Sulaiman, S.Pd juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pembangunan jembatan gantung tersebut, yang dinilai sangat membantu kelancaran akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian pimpinan Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membantu pemulihan pasca bencana. Semoga jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik serta meningkatkan aktivitas masyarakat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Pining, IPDA Safuandi, S.S.H., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut telah selesai dilaksanakan pada Senin, 06 April 2026 sekira pukul 18.30 WIB.

“Petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Damkar Gayo Lues, relawan serta masyarakat Kecamatan Pining telah menyelesaikan pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Pintu Rime – Desa Pertik. Pengerjaan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Sabtu, 04 April hingga Senin, 06 April 2026,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan jembatan tersebut memanfaatkan material kayu hanyut yang terbawa arus banjir di wilayah Kecamatan Pining, sehingga proses pengerjaan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.

Dengan adanya jembatan gantung ini, diharapkan aktivitas masyarakat kembali normal dan roda perekonomian di Kecamatan Pining dapat kembali berjalan dengan baik, serta menjadi bukti nyata kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi dampak bencana alam.

Sumber : Humas Polres Gayo Lues

Berita Terkait

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri
Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang
Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues
Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak
Dugaan Pengondisian Lokasi Sebelum Pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri, Publik Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum terhadap PT Rosin

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:53 WIB

Polres Sergai Sikat 38 Kasus Narkoba, 58 Pelaku Ditangkap

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:28 WIB

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Berita Terbaru