Pakpak Bharat Matangkan Perluasan 10.000 Hektare Gambir, Siap Sambut Tim Ground Checking Kementan

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:33 WIB

40163 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, TeropongBarat.com — Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat semakin serius mengembangkan komoditas unggulan daerah, gambir. Keseriusan itu terlihat dari digelarnya Rapat Laporan Perkembangan Pendataan Perluasan Areal Gambir sekaligus persiapan penyambutan kunjungan Tim Ground Checking Gambir Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian RI.

Rapat yang berlangsung hari ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, dan turut membahas kesiapan daerah dalam mendukung pengembangan gambir serta rencana pembangunan pabrik pengolahan gambir di Pakpak Bharat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehubungan dengan rencana kunjungan Tim Ground Checking dari Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian dan PTPN IV, kita perlu mematangkan berbagai persiapan. Termasuk menghitung dan memetakan calon-calon areal pengembangan gambir di beberapa kecamatan,” jelas Jalan Berutu dalam arahannya.

Ia menegaskan, pengembangan gambir tidak hanya difokuskan pada perluasan areal tanam, tetapi juga pada penguatan hilirisasi melalui pembangunan pabrik pengolahan. Saat ini, Pemkab Pakpak Bharat tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Kementerian Pertanian RI dan PT Perkebunan Nusantara IV.

Rencana besar pun telah disusun, yakni perluasan areal tanam gambir hingga 10.000 hektare serta pembangunan pabrik pengolahan gambir berkapasitas hingga 14.000 ton per hari. Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.

Gambir Pakpak Bharat sendiri dikenal memiliki kualitas unggul, dengan kandungan tanin dan katekin yang lebih baik dibandingkan produk sejenis dari daerah lain. Tak heran, komoditas ini diminati para pedagang, bahkan hingga pasar mancanegara.

Kualitas gambir Pakpak Bharat juga sempat menarik perhatian Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam acara Syukuran Swasembada Pangan Nasional di Karawang beberapa waktu lalu, Presiden melihat langsung produk gambir Pakpak Bharat dan menyatakan komitmennya untuk membantu pengembangan komoditas unggulan tersebut (19/01/2026).

Dengan dukungan pemerintah pusat dan BUMN perkebunan, Pakpak Bharat optimistis gambir akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus komoditas ekspor andalan di masa depan.//ujungmaster24,..

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Berita Terbaru