Kondisi Parit Dalam Minggu ini Saat Hujan di Desa Sumber Mulyo Kecamatan Wampu
LANGKAT, Teropong Barat.com | Sejumlah warga Desa Sumber Mulyo, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah desa. Hingga hari Minggu, (10/8/2025), persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di desa tersebut dinilai sangat minim. Gapura selamat datang yang seharusnya menjadi simbol kemeriahan perayaan tampak sepi tanpa hiasan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan, “Kami merasa kecewa. Gapura selamat datang di desa kami tidak dihias. Bahkan, di rumah Ketua BPD pun belum terlihat bendera Merah Putih terpasang.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, warga juga mengeluhkan kinerja Kepala Desa Sukardi, yang akrab disapa Mang Lik. Mereka menilai tidak ada perubahan signifikan di desa. “Saluran air (parit) di Jalan Poros Utama penuh dengan tanah dan sampah. Kalau hujan, air meluap sampai ke jalan dan masuk ke pekarangan rumah,” keluh warga.
Menanggapi hal ini, Camat Wampu, Ahmad Fitria, menyampaikan akan segera menginformasikan keluhan warga kepada pemerintah desa.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Sumber Mulyo, Supri, memberikan klarifikasi terkait bendera di rumahnya. “Mohon maaf, kemarin saya masih mencari bendera di rumah lama. Tadi baru ketemu, besok saya pastikan bendera sudah terpasang,” jelasnya.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Sukardi dengan nomor hand phone 08126501xxxx tidak berhasil karena panggilan telepon tidak dijawab.
Selanjutnya saat awak media melakukan konfirmasi kembali dengan nomor hand phone 08227759xxxx milik Sekretaris Desa Sumber Mulyo Yuda Pranata S.Kom.Ia menjelaskan meminta warga bersabar. “Sabar. Semua itu butuh proses. Dalam minggu ini kami sudah rencanakan semua persiapan HUT RI,” ungkap Yuda.
Warga berharap pemerintah desa dapat segera mengambil tindakan, mengingat instruksi pemerintah pusat melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah mengimbau seluruh masyarakat dan instansi untuk mengibarkan bendera Merah Putih sejak tanggal 1 Agustus hingga akhir bulan.
Pewarta: Lufti
















































