Prof Sutan : Pemerintah RI Harus Menolong Anak Anak Palestina Melalui Pihak Ketiga

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 6 Juni 2024 - 00:18 WIB

40322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEROPONG BARAT | Kondisi memburuk di banyak tempat di palestina terutama anak anak. Kesulitan air sehat untuk meminum dan kesulitan makanan yang layak adalah perjalanan detik demi detik waktu bagi masyarakat di penampungan atau di wilayah perang.

Pemandangan yang menyedihkan adalah melihat anak anak memakan rumput liar setiap hari atau memakan batang pohon kaktus.

Tidak ada lagi makanan yang bisa diperoleh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketakutan keluar dari tempat perlindungan akibat tembakan dan serangan Bom selalu mengarah pada anak anak bukan lagi rahasia.

Anak anak Palestina adalah target tentara Israel.

Bahkan anak anak yang sedang mengambil rumput liar di lapangan untuk sekedar mengganjal rasa lapar bila terlihat tentara Israel maka anak anak di tangkap. Sehingga hilang tidak ada lagi kabarnya. Entah dibunuh dimana anak anak yang ditangkap.

Upaya mengirimkan bantuan makanan minuman dan obat selalu di gagalkan oleh tentara Israel. Kelaparan memang di inginkan oleh tentara Israel untuk anak anak Palestina. Agar tujuan membantai habis anak anak Palestina tercapai.

Upaya memberikan bantuan lewat udara sering gagal karena tidak mendapatkan ijin. Akhirnya menjadi zona kematian terbesar untuk anak anak Palestina selama 6 bulan ini.

Tidak ada lagi yang bisa melindungi anak anak Palestina dari tindakan pembantaian penculikan dan pembunuhan secara kejam yang di lakukan oleh pihak tentara israel

Tuduhan kepada tentara Israel yang mencuri organ tubuh rakyat Palestina menjadi sangat serius karena sering ditemukan organ tubuh yang tidak utuh lagi di curi.

Upaya menghentikan perang sudah gagal

Upaya menciptakan keamanan bagi anak anak sudah punah

Upaya keadilan terwujud juga gagal.

Hukum rimba terjadi tiap hari. Siapa yang kuat dia yang menang.

PROF,DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH menyampaikan kepada media Rabu (05/06/2024).

Bahwa saat ini kita semua sedang di pertontonkan oleh fakta gagalnya seluruh para pemimpin di negara manapun di dunia ini untuk mewujudkan perdamaian.

Bila darah dan air mata masyarakat palestina mengalir ke semua sungai di wilayah timur tengah. Tidak akan juga bisa menghentikan perang.

Menjadi ajang Hukum Rimba adalah hal yang benar di wilayah timur tengah sudah terjadi selama 60 tahun lebih.

Inilah ujian terbesar bagi masyarakat di timur tengah. Tutup mata membiarkan rakyat Palestina di habisi (Genosida). Kemudian menjadi negara negara yang di taklukkan israel. Bahkan hubungan diplomatik sudah di lakukan para pemimpin Arab ke Israel. Adalah bukti takutnya kepada Israel.

Negara arab yang masih mampu membantu palestina saat ini adalah kekuatan yang tidak berimbang. Israel di dukung Nato dan USA.

Menjadi pelajaran yang harus di pahami oleh seluruh negara negara ASIA. Bahwa hukum rimba sudah menjadi pilihan negara negara adidaya. Maka untuk menciptakan ASIA aman dari penjajahan. Maka perlu di kaji ulang masih perlukah negara negara ASIA ikut bergabung bersama PBB. Perang tidak bisa di hentikan oleh PBB karena di dalamnya di kuasai Israel dan USA.

PROF,DR,KH SUTAN NASOMAL meminta kepada pemerintah RI mengamankan Palestina dengan menggunakan pihak ke tiga agar bantuan makanan, air minum, obat obatan bisa masuk untuk anak anak Palestina setiap hari. Selalu ada jalan bila diplomatik RI mau meminta negara negara yang berdekatan dengan Palestina membuka pintu pintu perbatasannya. Rumah Sakit harus kembali berfungsi dan menolong secara optimal guna para Dokter bisa menolong korban tragedi Perang. Rumah Sakit harus berfungsi bekerja dan menjadi tempat yang aman.

Tentara persatuan Dunia harus turun tangan menjaga anak anak Palestina dan para orang tua agar bisa di ungsikan. Mau menunggu apalagi atas dasar kemanusiaan RI mampu melaksanakan ini semua.

Selalu ada peluang dan kemampuan RI sebagai jembatan untuk membantu masyarakat Palestina bila hal ini di lakukan. Atas dasar kemanusiaan semua pintu pintu perbatasan negara negara Arab harus di buka selama terjadi perang agar para korban bisa mengungsi.

RI sebagai Negara yang mengutamakan perdamaian dan kemerdekaan adalah Hak seluruh Bangsa sesuai UUD 1945. Tidak boleh kalah dan mengalah kepada pihak manapun agar tidak terjadi GENOSIDA kepada masyarakat Palestina.

RI adalah bangsa yang besar dan mampu menciptakan kembali keamanan dan perdamaian di Palestina atas dasar kemanusiaan. Tidak ada alasan RI tidak mampu.

Hubungan baik antara RI dengan negara negara di Timur Tengah harus di pertajam dengan mendorong semua para pemimpin negara di dekat Palestina agar membuka pintu dan mengamankan semua bentuk gerakan pertolongan atas dasar Kemanusiaan sesuai amanat pada Pancasila

Penulis : PROF,DR,KH SUTAN NASOMAL SH,MH.

Berita Terkait

Ubed Putra Asal Sampang Mengukir Sejarah dan Membanggakan Dunia Bulu Tangkis Indonesia 
Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan, SEMPU XXV-Q Ikuti Pelatihan Explosive Hazards Awareness
Pererat Persahabatan, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad dan Batalyon 3 RAMD Malaysia Sukses Gelar Patkor Seri I 2025
Mahasiswa Program Doktor KPI UINSU Ikuti ICAS 2025 di USM Penang Malaysia
Kedisiplinan Orang Jepang Patut Diteladani
Ketua Investigasi DPP TOPAN RI Perwakilan Rohil Bersama Puluhan Nelayan Tolak Keberadaan Teng Kerang
Wakil Indonesia, Clara Xintia, Masuk Final dan Jadi Top 10 di Asian Cup 2024
Presiden RI Prabowo Subianto Pertemuan Bilateral Dengan Presiden Prancis

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:07 WIB

Semangat LTT, Babinsa Banyorang Aktif Dampingi Petani di Musim Panen

Kamis, 30 April 2026 - 23:22 WIB

Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Klarifikasi Pemberitaan Sepihak – Tidak Ada Bukti Aktivitas Terlarang, Tes Urine Negatif

Kamis, 30 April 2026 - 20:31 WIB

DPP PAN Pusat tetapkan dr.Al Hilal ketua DPD PAN kabupaten Aceh Singkil

Kamis, 30 April 2026 - 20:28 WIB

Menuju seminar SCOPEX.PT SocfiNDO Aceh Singkil gelar sosialisasi prtama

Kamis, 30 April 2026 - 19:56 WIB

Kunjungan Kerja Ketua MPR RI di Pringsewu, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Kamis, 30 April 2026 - 02:52 WIB

Agus Kliwir : Selamat AKP Royke, Tapi Harus Ada Perubahan Nyata

Kamis, 30 April 2026 - 02:51 WIB

Agus Kliwir Ajak PWI dan IJTI Tertibkan Perusahaan Pers, Tekankan Pentingnya 5W+1H

Rabu, 29 April 2026 - 21:58 WIB

Tuntut Realisasi CRS Perusahaan, GPPM Lakukan Aksi di Kantor Bupati

Berita Terbaru