PW GPA DKI : Kebijakan Kakorlantas Patut Di Acungi Jempol Berani dan Berhasil Menghapus “Tot Tot Wuk Wuk” di Jalanan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:58 WIB

40133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 Oktober 2025 — Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah Dedi Siregar menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri atas kebijakan progresif dan tegas dalam menghapus budaya “Tot Tot Wuk Wuk” — istilah yang mewakili kebiasaan membunyikan klakson secara tidak tertib, ugal-ugalan, dan arogan di jalan raya sudah tidak terdengar dan tidak terlihat lagi di jalan raya

Kami menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada Kakorlantas Polri atas keberhasilan menerapkan kebijakan progresif yang menekan — bahkan nyaris menghapus — budaya “Tot Tot Wuk Wuk” di jalanan Indonesia.

Istilah “Tot Tot Wuk Wuk” yang selama ini merepresentasikan perilaku pengendara yang sembarangan membunyikan klakson, berkendara ugal-ugalan, dan menunjukkan arogansi di ruang publik, kini mulai menghilang dari jalan-jalan besar maupun kecil. Bukan hanya karena penindakan, tetapi karena adanya perubahan kesadaran bersama yang didorong oleh edukasi dan penegakan hukum yang konsisten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan Kakorlantas Polri ini bukan sekadar soal lalu lintas, tapi mencerminkan upaya serius Polri — khususnya Korlantas — dalam membangun budaya tertib, santun, dan saling menghormati di ruang publik. Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan teknologi pemantauan modern, Kakorlantas berhasil membawa perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tak sedikit warga yang menyebut, kini perjalanan terasa lebih tenang. Tidak lagi terganggu oleh suara klakson yang tak pada tempatnya atau pengendara yang merasa jalanan miliknya sendiri. Langkah ini patut dijadikan contoh: bahwa kebijakan yang tegas, berpihak pada kepentingan umum, dan dijalankan dengan hati, akan mendapat dukungan luas dari publik.

” Dua pekan setelah Kakorlantas Polri Irjen. Agus Suryonugroho menyampaikan larangan pengawalan menggunakan sirene di jalan raya. Kini bunyi-bunyi sirene bersuara tot-tot wuk-wuk itu menghilang dari peredaran jalan, Kami angkat topi untuk Kakorlantas. untuk setiap langkah kecil yang membawa perubahan besar.

Kami mengapresiasi Stategi Kakorlantas melakukan pendekatan edukatif, penegakan hukum yang konsisten, dan penggunaaan teknologi pemantauan lalu lintas yang semakin canggih, kami yakin dengan kebijalan dan strategi Kakorlantas Indonesia akan menuju peradaban lalu lintas yang lebih tertib dan beretika.

Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, komunitas otomotif, pengemudi ojek daring, serta pelaku transportasi publik untuk mendukung penuh inisiatif ini. Perubahan harus dimulai dari kesadaran bersama, bahwa jalan raya adalah ruang publik yang wajib dijaga kenyamanannya untuk semua.
Sekali lagi, kami mengapresiasi langkah Kakorlantas sebagai bentuk nyata transformasi pelayanan Polri yang makin humanis dan modern.

Salam Hormat,
Pimpinan Wilayah
Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta

Ketua Dedi Siregar

Berita Terkait

Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol
Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan
BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Halaqah di MPR RI,PW IKAPETE Sumut Suarakan Dukungan Gus Kikin Caketum PBNU
AMP2K Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penindakan Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal
Plt Bupati Langkat Kawal Langsung Percepatan Bantuan Korban Banjir ke Menteri Dalam Negeri
Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Rabu, 2 September 2026 - 22:54 WIB

Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Open Turnamen Bola Voli CV Tumangger Cup I: Adu Prestasi, Pererat Silaturahmi

Berita Terbaru