Sobirin Hutabarat: Limbah PKS Harus Diatur Ketat, Peluang PAD Terbuka

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:01 WIB

4073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Wacana pengetatan regulasi pengelolaan limbah pabrik kelapa sawit (PKS) di Kota Subulussalam kembali mencuat. Sobirin Hutabarat menilai, sektor yang selama ini dipandang sebagai persoalan lingkungan justru menyimpan potensi fiskal yang belum tergarap maksimal.(27/03).

Menurut dia, pengelolaan limbah PKS—baik cair maupun padat—masih berjalan parsial. Belum ada sistem yang benar-benar terintegrasi dari hulu ke hilir. Padahal, jika ditata secara menyeluruh, limbah tersebut bisa menjadi sumber nilai tambah bagi daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini belum terkelola secara utuh. Harus ada regulasi yang mengikat dari hulu ke hilir,” kata Sobirin.

Ia mendorong Pemerintah Kota Subulussalam bersama DPRK segera merumuskan aturan yang komprehensif. Regulasi itu, menurut dia, tidak cukup hanya mengatur aspek teknis lingkungan, tetapi juga harus menyentuh tata kelola ekonomi, termasuk skema retribusi dan pajak daerah berbasis produksi serta pengolahan limbah.

 

Dalam skema yang ia bayangkan, pengelolaan limbah tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan. Pemerintah daerah perlu masuk melalui mekanisme kerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki kompetensi teknis. Kolaborasi ini dinilai dapat menjamin standar lingkungan sekaligus membuka ruang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Limbah cair, misalnya, dapat diolah melalui instalasi pengolahan air limbah (IPAL) menjadi energi atau produk turunan lain. Sementara limbah padat seperti tandan kosong dan cangkang berpotensi dikembangkan menjadi pupuk organik, biomassa, hingga bahan bakar alternatif.

“Ini bukan sekadar soal limbah, tapi soal bagaimana daerah mengambil nilai dari seluruh rantai produksi,” ujarnya.

Sobirin menilai, penguasaan pengelolaan limbah secara terintegrasi akan memberikan efek ganda. Di satu sisi, menjaga keberlanjutan lingkungan. Di sisi lain, memperkuat struktur ekonomi daerah melalui peningkatan PAD dan penciptaan lapangan kerja.
Ia juga menyinggung pentingnya sanksi tegas dalam regulasi yang akan disusun. Tanpa penegakan hukum yang konsisten, menurut dia, aturan hanya akan menjadi formalitas administratif.

Gagasan tersebut, kata Sobirin, sejalan dengan visi Pemerintah Kota Subulussalam di bawah kepemimpinan HRB–Nasir, SE, yang menargetkan penguatan fiskal daerah hingga mencapai kondisi tanpa defisit.

“Kalau dikelola serius, ini bisa menjadi salah satu penopang utama PAD. Target zero defisit bukan hal yang mustahil,” katanya.(@nton Steven tin**

Berita Terkait

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presidem Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Senin, 20 April 2026 - 00:10 WIB

Fahd A Rafiq : Gebrakan dari ‘Papan Tengah’ Mengunci Kedaulatan Palestina lewat Board of Peace”, Dukung Penuh Langkah Presiden Prabowo Subianto

Minggu, 19 April 2026 - 19:44 WIB

Proyek Swakelola Jalan Penumangan–Pagar Dewa Disorot, Diduga Jadi Ajang “Bancakan” Korupsi

Minggu, 19 April 2026 - 19:33 WIB

Duka Mendalam, Ketua Passer WB DPW Jatim Dedik Susanto Berpulang, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Perjuangan

Minggu, 19 April 2026 - 18:49 WIB

Babinsa Desa Centini, Bulutigo, Bulubrangsi & Durikulon Kawal Penyaluran Bantuan Pangan, Pastikan Tepat Sasaran

Sabtu, 18 April 2026 - 21:05 WIB

Prajurit Pasmar 2 bersatu padu bersama warga Tengger Bromo bersih-bersih lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 - 19:57 WIB

polemik keberadaan jdeyo billiard and cafe disorot aktivis KLH dan media terkait perizinan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:07 WIB

Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian.

Berita Terbaru