Wujudkan Sampang Bersih, DPC Madas Sedarah Audiensi Penanganan Sampah Ke DLH

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:17 WIB

4038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG – TEROPING BARAT – Gelar Audiensi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madas Sedarah membawa beberapa poin terkait persoalan sampah yang terjadi dan dinilai tidak ada penangan yang serius sampai sekarang.

Dalam audiensi tersebut, DPC Madas Sedarah juga menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait maraknya pembuangan sampah liar di sejumlah titik seperti jembatan,sungai dan lainnya di wilayah Pantura (Banyuates, Sokobanah, Robatal, dan Ketapang). Serta penumpukan sampah yang juga berasal dari Satuan Pengelolaan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengelolaan limbah usaha kandang ayam, yang cukup meresahkan masyarakat setempat.

Audiensi berlangsung di Aula DLH Kabupaten Sampang, Selasa (4/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Audiensi dipimpin oleh Sekretaris Jenderal DPC Madas Sedarah Kabupaten Sampang, Abdul Holik Ali Hudi, didampingi Ketua DPC H. Abd Mu’is, Wakil Ketua Faisol, Sekretaris II Hadi Rifai, Wakil Sekretaris Hasan Basri, Panglima Hairudin, Divisi Hukum Abd Rohman, Yahya, Hilal Syamlan, serta jajaran pengurus DPC Madas Sedarah Kabupaten Sampang.

Sementara dari unsur pemerintah hadir Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sampang Irawan, Kepala Bidang DLH Aulia Arief, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sampang Kurtubi bersama Bambang, Camat Banyuates Moh. Imam, Camat Sokobanah Sapta Nurus Ramlan, Camat Robatal Moh. Heldiyas didampingi Risanto, serta perwakilan Kecamatan Ketapang.

Sekretaris Jenderal DPC Madas Sedarah Kabupaten Sampang, Abdul Holik Ali Hudi, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap persoalan lingkungan yang selama ini dikeluhkan masyarakat seperti sampah dan lainnya yang menjadi urgensi, tujuan audiensi ini bisa mendapatkan solusi yang nyata dari pihak DLH untuk segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan.

Pria muda ini juga menyampaikan bahwa Madas Sedarah Sampang siap menjadi mitra pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mengawal pelaksanaan program penanganan sampah.

Dalam forum tersebut, DPC Madas Sedarah Kabupaten Sampang dan DLH akhirnya menyepakati beberapa poin utama sebagai langkah awal penanganan persoalan sampah di wilayah Pantura dan komitmen bersama, yaitu:

1. Pemerintah melalui DLH bersama instansi terkait akan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku pembuangan sampah liar, baik itu Pihak Satuan Pengelolaan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengusaha kandang ayam.

2. DLH akan memasang papan informasi larangan membuang sampah sembarangan di titik-titik rawan.

3. Pemerintah akan menyediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) serta menambah satu armada pengangkut sampah pada tahun 2026 guna memperkuat pelayanan kebersihan di wilayah Pantura.

4. Bagi pelaku usaha maupun SPPG (dapur MBG) akan di himbau menyediakan sarana dan prasarana khusus sampah.

5. Pihak DLH meminta pihak Madas Sedarah terus mengawal dan saling berkoordinasi kedepannya.

Kesepakatan bersama ini tidak berhenti pada sebatas wacana. Sebab, harus ada bukti nyata di lapangan dan Kami akan terus mengawal realisasi seluruh komitmen itu.

Sekretaris DLH Kabupaten Sampang, Irawan, menyatakan pihaknya mengapresiasi masukan yang disampaikan DPC Madas Sedarah dan berkomitmen mempercepat penanganan sampah di wilayah Pantura.

“Kami akan melaksanakan kegiatan kurve atau kerja bakti pembersihan secara rutin. Setiap minggu akan dilakukan kurve di titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan sampah terbesar sehingga penanganannya dapat dilakukan secara bertahap,” ujar Irawan.

Ia menjelaskan, DLH telah menyusun langkah strategis dengan memberikan prioritas penanganan di wilayah Pantura tanpa mengurangi pelayanan kebersihan di wilayah selatan Kabupaten Sampang.

“Pelayanan di wilayah selatan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun untuk sementara kami memprioritaskan wilayah utara karena kondisinya membutuhkan penanganan segera. Program kurve sebenarnya sudah masuk agenda kami, dan hasil audiensi ini menjadi dorongan untuk mempercepat pelaksanaannya,” jelasnya.

Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Sampang, H. Abd Mu’is, mengapresiasi keterbukaan DLH dalam menerima aspirasi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada DLH Kabupaten Sampang yang telah membuka ruang dialog dan memberikan komitmen nyata. Kami berharap seluruh kesepakatan ini segera direalisasikan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Madas Sedarah siap bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” katanya.

Dalam forum tersebut, empat camat wilayah Pantura turut menyatakan dukungan terhadap usulan yang disampaikan DPC Madas Sedarah Kabupaten Sampang.

Mereka menilai perlunya pembangunan pagar pengaman di sejumlah jembatan yang selama ini kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar oleh oknum masyarakat.

Selain itu, para camat juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap sampah yang berasal dari SPPG (Dapur MBG).

Jika tidak ada pengawasan dan tindakan terhadap pengelolaan sampah di SPPG, hal ini akan menambah permasalahan baru. Jika SPPG yang ada tidak menggubris, maka pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan pelaporan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sesuai mekanisme yang berlaku.

Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi. Seluruh peserta sepakat bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, DPC Madas Sedarah bersama DLH Kabupaten Sampang akan melakukan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan program kurve, pemantauan titik-titik rawan pembuangan sampah liar, pemasangan papan larangan, penyediaan TPS, penambahan armada pengangkut sampah, serta penguatan edukasi kepada masyarakat guna mewujudkan lingkungan Pantura yang bersih, sehat, dan bebas dari sampah liar

Berita Terkait

SUKARAMAI URUK: WAJAH GERBANG YANG KEHAUSAN
HUT ke-23 Pakpak Bharat Dirayakan, Pembangunan Melambat Dihantam Efisiensi
Satu Senja, Dua Perayaan, dan Sejuta Harapan dari Napasengkut
Danrem 012/Teuku Umar dan Dandim 0116/Nagan Raya Hadiri Pembukaan Nagan Raya Fair 2026,
Dandim 0116/Nagan Raya Hadiri Jalan Sehat HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya, Wujudkan Sinergi Bersama Forkopimda dan Masyarakat
SPBU Jrengik Menuai Kritikan Publik, Tak Layani Ambulans, diduga layanin Jerigen
Pemdes Banyukapah Dinilai Tidak Peduli Warganya, Lansia Miskin Dua Kali Gagal Menerima Bapang
Pemkab Sampang Ancam Rekomendasikan Penutupan SPPG yang Langgar Standar Program MBG

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Ketua Umum AKSI Irawadi Lakukan Studi Banding 21 Hari ke Tiongkok, Pelajari Tata Kelola Desa dan Pengembangan Pertanian

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Sat Narkoba Polres Sergai Gerebek Sarang Narkoba di Desa Bingkat, Lapak Sabu Dibakar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:03 WIB

TANPA PAPAN INFORMASI DAN TERKESAN TERTUTUP, PEMBANGUNAN SKALA BESAR DI SINGOJURUH DIPROTES TIM INVESTIGASI

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:14 WIB

Avanza Tabrak Belakang Truk Fuso di Tol Medan–Tebing Tinggi, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:17 WIB

SUKARAMAI URUK: WAJAH GERBANG YANG KEHAUSAN

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:07 WIB

Truk Tronton Terguling di Jalinsum Sergai Usai Hindari Genangan Air, Sopir Luka Ringan

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:29 WIB

Kapolres Sergai Perkuat Sinergitas TNI-Polri di Brigif 7/Rimba Raya

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Perjuangkan Kampus URI untuk Aceh, Wali Kota Subulussalam Temui Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto

Berita Terbaru