Suara PPP Terselamatkan dari Dapil III, Abd. Rasyid Fansori Penyumbang Suara Tertinggi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 14 Maret 2024 - 17:17 WIB

401,043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan _ Teropongbarat.co,- Persaingan politik di Pamekasan cukup tinggi. Dua patai politik (parpol) dinyatakan sebagai pemegang suara tertinggi. Yaitu, Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat.

Hasil rekapitulasi suara dari kedua partai itu hanya terpaut 1.602 dari seluruh daerah pemilihan (dapil) Pamekasan. PPP mendapat perolehan suara sebesar 68.629. Sementara Partai Demokrat memperoleh 67.027 suara.

PPP meraup suara tertinggi di Dapil III Pamekasan. Partai berlambang Ka’bah itu meraup 27.925 suara. Hasil itu didapat dari dua kadernya, Abd. Rasyid Fansari menyumbang 16.163 dan Andy Suparto sejumlah 11.762.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di dapil itu juga, suara Partai Demokrat juga tinggi. Sebanyak 23.760 suara didapat dari Kecamatan Waru, Batumarmar, dan Pasean. Moh. Ali menyumbang 11.723 suara dan Mohammad Ali Fikri sebesar 12.037 suara.

Dari seluruh calon legislatif (caleg) di Pamekasan, Abd. Rasyid Fansari pemilik suara terbanyak. Kemudian, disusul caleg Partai Bulan Bintang (PBB) Salman Al Farisi. Dia meraup 14.367 suara dari dapil V Pamekasan.

”Saya bersyukur kepada Allah atas mandat rakyat yang sangat luar biasa ini. Sehingga, bisa mendapat kepercayaan kembali untuk melanjutkan perjuangan dan pengabdian di DPRD Pamekasan,” ujar Abd. Rasyid Fansari.

Jika dibandingkan dengan hasil Pemilu 2019, perolehan suara yang didapat Rasyid pada kontestasi politik tahun ini naik signifikan. Empat tahun yang lalu, dia hanya mendapat 9.800 suara dari dapil yang sama.

”Tentu, hasil ini tidak terlepas dari kerja tim yang begitu solid. Saya berterima kasih kepada seluruh relawan yang telah gegap gempita mengawal suara ini sampai ke meja pleno KPU tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Rasyid mengaku telah melakukan berbagai upaya pendekatan secara persuasif untuk bisa mendapat kepercayaan masyarakat. Hal itu dilakukan disamping kesibukannya sebagai anggota DPRD Pamekasan periode 2019-2024.

Meski mendapat suara tertinggi, dia tidak berharap pada posisi tertentu di periode mendatang. Sebagai kader partai, dia mengaku akan tunduk dan patuh pada keputusan PPP terkait posisinya di DPRD Pamekasan.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Pamekasan Wazirul Jihad bersyukur partainya masih bisa menjadi pilihan partai bagi masyarakat di Kota Gerbang Salam. Meski, harus kehilangan lima kursi anggota dewan pada Pemilu 2024.

”Kami pun cukup bersyukur dengan takdir politik tahun ini. (hasil ini juga) merupakan anugerah bagi kami untuk lebih menjadi pemicu lebih baik pada PPP menghadapi pertarungan politik yang sengit,” ucapnya.

Terkait posisi masing-masing kader di periode selanjutnya, Wazir masih akan mengusulkan pada DPW PPP Jatim dan DPP PPP. Sebab, ada penilaian dan mekanisme sendiri untuk menentukan posisi tersebut.(AR Red).

Berita Terkait

Babinsa Hadir di Tengah Petani, Panen Padi di Dusun Pundingin I Makin Semangat
Terima Rekomendasi LKPJ 2025,Pemkab Langkat Fokus Perbaiki Layanan dan Tuntaskan Masalah Lahan
Pulihkan Pelayanan Pascabanjir,PT MTT Serahkan Bantuan Mobiler untuk Kelurahan Kampung Lama
KBPP Polri Sumut Surati Kapolri Untuk Perpanjangan Waktu Calon Ketua Umum Pada Munas VI
Rumah Inspiratif Kelana dan Dinas Kelautan Perikanan Jajaki Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Dukung Swasembada Pangan, Babinsa Bonto Lebang Lakukan Pemantauan Lahan Sawah
Konflik APBK Aceh Singkil, Usai Di Mediasi, Oleh Wakil Gubernur Aceh
Dekat dengan Rakyat, Babinsa Bonto Lojong Sambangi Rumah Warga dalam Kegiatan Komsos

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru