Ketua Umum BKN: Yang Tolak PIK 2, Tolak Kebenaran!

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 17 November 2024 - 21:26 WIB

40321 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN- Setelah mega proyek PIK (Pantai Indah Kapuk) 2 dimasukkan oleh Pemerintah Pusat ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) bersama kawasan BSD, muncul penolakan dari beberapa orang dan sekelompok orang. Alasan penolakan PIK 2 bukan hanya soal menolak proyek reklamasi, melainkan juga soal mempertahankan nilai-nilai kedaulatan, keadilan, dan hak asasi manusia. perjuangan ini merupakan upaya untuk mempertahankan tanah mereka dari ancaman korporasi besar yang beroperasi tanpa mempertimbangkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Umum BKN (Barisan Ksatria Nusantara), Muhammad Rof`i Mukhlis alias Cak Rofi`i, turun ke lapangan, melihat dan mendengar langsung dari masyarakat sekitar PIK 2 yang aspirasinya berbeda dengan para penolak PIK 2 yang mengakui mewakili masyarakat Banten.

“Yang menolak PIK 2 ini masyarakat Banten mana? Lah saya sendiri melihat dan mendengar langsung dari masyarakat di sekitar PIK 2 kalau mereka merasa bersyukur adanya PIK 2 karena membuka lapangan kerja; perekonomian mereka bisa terbantu, bisa sejahtera. Ini yang mereka idam-idamkan selama ini,” ujar Cak Rofi`i melalui siaran persnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Cak Rofi`i menyatakan bahwa orang-orang yang dianggap tokoh yang menolak keras PIK2, seperti Said Didu, harus bertanggung jawab dengan pernyataan-pernyataan penolakannya karena merupakan fitnah terhadap masyarakat sekitar PIK 2. BKN bersyukur Said Didu sudah dilaporkan ke polisi dan sedang menjalani proses hukum.

“Saya juga menyayangkan adanya orang-orang yang selama ini dianggap tokoh mendukung pernyataan-pernyataan Said Didu, terlebih mereka tidak langsung melihat dan mendengar aspirasi masyarakat sekitar PIK 2 itu. Mereka bilang bersama Said Didu, stand with Said Didu, tapi tidak bersama kebeneran atau stand with truth. Ini sangat saya sayangkan. Karena dengan menjadikan PIK 2 sebagai PSN, maka dapat menjadi destinasi yang menarik untuk berwisata serta mampu membuka lapangan kerja baru serta menggeliatkan ekonomi. Terlebih aksesibilitas kawasan PIK 2 juga bagus, yakni dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten serta memiliki daya tarik wisata yang memukau, di antaranya wisata mangrove, destinasi wisata buatan dari reklamasi hingga memiliki pusat kuliner,” ujar Cak Rofi.

Karenanya, Cak Rofi`i menantang siapa saja untuk melakukan debat terbuka dengannya tentang PIK 2 ini sebab narasi-narasi penolakannya sudah merugikan masyarakat sekitar PIK 2.

“Demi membela masyarakat sekitar PIK 2 dan kesejahteraan hidup mereka, saya menantang siapa saja melakukan debat terbuka karena saya bersama kebenaran, stand with truth!”Pungkas Cak Rofi`i.

Berita Terkait

Ketua Akar Banten Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Pilkada 2024
Kapolres Bantaeng Hadiri Apel Siaga Pengawasan Masa Tenang dan Pemungutan Suara Pilkada 2024
Kapolres Bantaeng Pimpin Pengamanan Kampanye Akbar Paslon No Urut 2
Pemkab Bantaeng dan Forkopimda Bersinergi Hadiri Apel Gabungan Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Serentak 2024
Kodim 1410 Bantaeng Ikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkada Serentak 2024
Jelang Pilkada Serentak Tahun 2024, Kodim 1410/Btg Gelar Apel Gabungan
Wakapolres Bantaeng Pimpin Apel Pengamanan Kampanye Akbar Paslon Bupati dan wakil Bupati Bantaeng No 2
Ketua Yayasan Green Care Banten, Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru