Buku Cerita Rakyat Pakpak Berjudul ” Neur Anak anak ” Karya Nurlaila Solin Telah Diserahkan Untuk Koleksi Buku Di Pusat Literasi

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 23:00 WIB

40133 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sindeka Salak, Teropong Barat.com/Kepala SMA N-1 Salak, Nurlaila Solin, S.Pd, mengunjungi Kantor Dinas Perpustakaan Kabupaten Pakpak Bharat di kompleks panorama indah sindeka, Salak (12/03/2025). Kedatangannya untuk menyerahkan buku cerita rakyat Pakpak berjudul “Neur Anak-anak” yang ditulis beliau untuk  menjadi koleksi buku di pusat literasi Pakpak Bharat ini.

Disela kesibukannya sebagai Kepala Sekolah, Nurlaila Solin menyisakan waktu dan pemikirannya untuk menulis cerita rakyat ini, sebagai bahan literasi dan pengajaran bagi generasi Pakpak dimasa yang akan datang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buku ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan memperkenalkan cerita rakyat dari Kabupaten Pakpak Bharat kepada masyarakat luas. Sumbangan buku ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya warisan budaya lokal.

Cerita rakyat itu bagian kekayaan budaya. Pakpak banyak kisah (sukut-sukuten), jadi harus ditulis dan dibukukan supaya kekayaan kita dapat diketahui oleh suku pakpak sendiri maupun di luar daerah Pakpak. Dengan menulislah kita akan dikenali dunia, ungkap Nurlaila Solin.

Neur Anak-anak menceritakan kisah tentang tujuh putri haji yang pergi ke hutan untuk mempercantik diri, serta seorang anak bungsu yang dikucilkan oleh keenam kakaknya karena rasa cemburu terhadap perlakuan orang tua mereka. Melalui cerita ini, pembaca diajak untuk merenungkan nilai-nilai kekeluargaan, keadilan, dan kasih sayang, yang menjadi bagian dari budaya Pakpak yang kaya akan hikmah.

Buku ini telah terdaftar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan memperoleh nomor ISBN yang terstandarisasi secara internasional. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Pakpak Bharat, karena cerita rakyat Pakpak kini dapat dikenal lebih luas.

Penulis berharap buku ini dapat memperkaya khazanah cerita rakyat Pakpak, sehingga semakin banyak penulis yang terinspirasi untuk menghasilkan karya-karya serupa yang mengenalkan budaya Pakpak Bharat ke kancah yang lebih luas.

Kepala Bidang Bidang Perpustakaan, Anna S Manik, SAP, M.Si yang menerima buku ini mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menyampaikan terimakasih sekaligus apresiasi atas keberhasilan penulis menyelesaikan buku ini.

Melalui fungsi advokasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih terlibat dalam kegiatan perpustakaan, baik sebagai pemustaka, relawan, maupun donatur, jelas Anna Manik.

Dukungan/advokasi diperoleh berupa Buku Cerita Rakyat Pakpak ini diharapkan nantinya dapat menambah wawasan dan menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap budaya pakpak, jelas dia kemudian.

Oya, bagi teman-teman yang ingin pesan bukunya boleh hubungi di sini ;
082277054788 (Charenina )
081265181458 ( Rahma banurea)

 

( Ujungmaster24 )

 

Berita Terkait

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba
Kunjungan Lapangan Sekolah Rakyat di Pakpak Bharat
Musrenbang RKPD 2027 Pakpak Bharat Digelar, Fokus Dorong EkonomMusrenbang RKPD 2027 Pakpak Bharat Digelar, Fokus Dorong Ekonomi dan Peningkatan SDM

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:59 WIB

Akhir Perjuangan Panjang, Sertipikat Tanah Mbah Tupon Kembali ke Tangan yang Berhak

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru