Garuda Adalah Representasi Jiwa Bangsa Yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil Dan Makmur

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025 - 10:05 WIB

40105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salak, Teropong Barat.com/Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat hari ini menggelar upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 di lapangan napa sengkut, Salak (2/6/2025).Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM yang menjadi Inspektur Upacara membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi yang antara lain menyampaikan bahwa simbol Garuda Pancasila menjadi sorotan utama sebagai pengingat nilai-nilai luhur dan proses historis lahirnya dasar negara Indonesia.

Garuda bukan sekadar lambang negara. Ia adalah representasi jiwa bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur, ucap Jalan Berutu membacakan pidato Kepala BPIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPIP menegaskan bahwa makna filosofis, historis, dan ideologis dari Garuda menjadi elemen penting dalam refleksi 80 tahun kelahiran Pancasila. Peringatan tahun ini menampilkan Garuda Pancasila sebagai elemen visual utama. Burung mitologis itu dianggap mencerminkan karakter bangsa yang tegas, dinamis, dan mandiri.

Dalam pidatonya tersebut, Yudian Wahyudi menyebutkan tiga fase historis penting pembentukan Pancasila: pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945, perumusan Piagam Jakarta pada 22 Juni 1945, dan finalisasi rumusan dasar negara pada 18 Agustus 1945. Ketiganya disebut sebagai satu kesatuan proses ideologis bangsa Indonesia.

Garuda yang mencengkeram pita bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika” disebut berfungsi sebagai pengingat peran Pancasila sebagai landasan persatuan bangsa. Frasa ini disebutkan secara berulang dalam pidato sebagai penekanan pentingnya semboyan tersebut.

Yudian juga menyinggung perlunya revitalisasi sistem ekonomi dan pendidikan nasional yang berlandaskan Pancasila. Profesionalisme penyelenggara negara, kemandirian ekonomi, dan pendidikan berkarakter dinilai sebagai pilar pembangunan masa depan Indonesia.

Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga panduan etis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat jelas dia.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini dilaksanakan dengan tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, serta diikuti seluruh Aparatur Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, TNI/Polri, serta barisan Instansi lainnya.//ujungmaster24..

Berita Terkait

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba
Kunjungan Lapangan Sekolah Rakyat di Pakpak Bharat
Musrenbang RKPD 2027 Pakpak Bharat Digelar, Fokus Dorong EkonomMusrenbang RKPD 2027 Pakpak Bharat Digelar, Fokus Dorong Ekonomi dan Peningkatan SDM

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:15 WIB

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Selasa, 21 April 2026 - 10:55 WIB

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 02:10 WIB

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?

Jumat, 17 April 2026 - 21:22 WIB

Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat

Jumat, 17 April 2026 - 16:46 WIB

Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 21:19 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Berita Terbaru