Tumpahan CPO di Jalan Aspal Sultan Daulat Arah Medan: Ancaman Nyata Bagi Pengguna Jalan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025 - 16:22 WIB

40123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kejadian tumpahnya Crude Palm Oil (CPO) di ruas jalan aspal kawasan Kecamatan Sultan Daulat menuju arah Medan kembali menjadi sorotan. Tumpahan ini bukan sekadar kotoran biasa—ia bisa menjadi pembunuh diam-diam bagi pengendara yang lengah.

Sejumlah warga melaporkan jalanan menjadi sangat licin pasca tumpahan, terutama saat hujan turun. “Mobil saya hampir tergelincir berputar, Ban seperti tak menggigit aspal sama sekali,” ujar Iping warga Penanggalan yang sering melintas di daerah tersebut.

CPO yang tumpah ke aspal dapat menciptakan lapisan licin mirip minyak pelumas, menyebabkan kendaraan mudah tergelincir, bahkan saat berjalan pelan. Tak sedikit kasus kecelakaan ringan hingga luka serius terjadi karena hal ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak Lingkungan dan Infrastruktur

Selain mengancam keselamatan, tumpahan CPO juga berdampak buruk pada lingkungan dan struktur jalan. Aspal dapat rusak lebih cepat akibat interaksi bahan kimia dalam CPO, mempercepat keretakan dan pengelupasan. Jika tidak segera dibersihkan, limbah ini bisa menyumbat saluran air dan mencemari tanah sekitar.

Panggilan untuk Tanggung Jawab

Warga berharap pemerintah dan perusahaan angkutan sawit terdekat segera bertindak. “Perlu SOP ketat bagi truk pengangkut sawit. Jangan asal muat. Tutup rapat tangki atau baknya,” ujar salah satu sumber setempat.

Dishub dan aparat kecamatan diminta melakukan inspeksi berkala, serta memberi sanksi tegas kepada angkutan sawit yang terbukti lalai.(Anton).

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Berita Terbaru