Dandim Takalar Jadi Irup Pada Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa Tingkat Kabupaten Takalar

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:26 WIB

4075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – teropongbarat|Upacara Peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa Ke-79 di Sulsel tingkat Kab. Takalar Tahun 2025, bertindak selaku Irup Letkol Inf Anton Timotius Milala, SE., M.I.P (Dandim 1426/Takalar), Paup Kapten Inf Nur Alam (Pasi Pers Kodam 1426/Takalar), Danup Kapten Inf Syarifuddin (Pasi Ops Kodim 1426/Takalar) dan dihadiri ± 500 orang di Lapangan upacara Kantor Bupati Takalar Jln. Jend. Sudirman nomor 26 Kel. Kalabbirang Kec. Pattallassang Kab. Takalar. Kamis, 11/12/2025.

Sambutan Bupati Takalar yang dibacakan oleh Irup mengatakan, “di pekan kedua Bulan Akhir tahun 2025 tepatnya dihari Kamis 11 Desember 2025 ini, kita kembali mengingat para Syuhada Korban 40.000 Jiwa Sulsel kita melaksanakan upacara untuk merenung dan menakar akan besarnya pengorbanan mereka, maka marilah kita semua menyampaikan syukur Kehadirat Allah SWT yang telah memberi waktu luang kepada kita untuk menunjukkan bakti dan kesetiaan kita kepada para Syuhada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan ini adalah wujud ekspresi akan kecintaan kita terhadap para pejuang, para syuhada yang tercatat sebagai Korban Kekejaman kaum penjajah yang dikenal dengan sebutan Hari Korban 40.000 Jiwa Penduduk Sulawesi Selatan.

 

Ini adalah sejarah pahit bagi perjalanan bangsa kita atas kebiadaban dan kebengisan Westerling dengan mencabik – cabik nila kemanusiaan hingga menghilangkan sedikitnya 40.000 Jiwa rakyat tak berdosa. Ini adalah tragedi kemanusiaan ter-Akbar sepanjang sejarah negeri ini.

 

Oleh sebab itu saya mengajak kita semua,mari kita merenungkan peristiwa sejarah yang terjadi 79 Tahun silam ini seraya berikrar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, menguatkan tekad melawan setiap bentuk penjajahan.

 

Ranah perjuangan ini masih cukup luas, dan peran itu masih bisa kita mainkan disetiap individu masing-masing, tidak ada lagi baku hantam, dentungan peluru, dan pertumpahan darah. Sekarang saatnya kita melanjutkan perjuangan dengan Semangat membangun Kabupaten Takalar yang lebih baik.

 

Akhir kata saya mengajak kita semua untuk mengambil hikmah dengan memaknai sejarah kelam dan pahit ini untuk bekerja lebih keras lagi demi kemajuan daerah kita Kabupaten Takalar. Biarkanlah sejarah menjadi catatan yang tak terhapus. Mari kita bekerja lebih keras lagi karena ditangan kitalah semuanya akan berubah. (Pendim 1426)

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI
Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru