Proyek Drainase “Tak Bertuan” di Kelurahan Sabintang Tuai Sorotan, Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:01 WIB

40103 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKALAR – teropongbarat.com | 6 Januari 2026 ll Pelaksanaan proyek pembangunan drainase di Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, mulai memicu keresahan dan tanda tanya di tengah masyarakat. Proyek yang dikerjakan sejak tahun 2025 hingga memasuki awal tahun 2026 ini dinilai sebagai “proyek tak bertuan” karena tidak ditemukannya papan informasi di lokasi kegiatan.

Sesuai aturan keterbukaan informasi publik, setiap proyek yang menggunakan uang negara wajib memasang papan bicara yang memuat nilai kontrak, sumber dana, pelaksana, hingga masa pengerjaan. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan drainase tersebut dibangun tanpa identitas yang jelas.

Salah seorang warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya terkait kualitas dan transparansi pengerjaan tersebut. “Kami tidak tahu ini proyek dari dinas mana, berapa anggarannya, dan siapa kontraktornya. Proyek ini dikerjakan sejak tahun lalu tapi papan informasinya tidak pernah ada. Ini jelas melanggar aturan transparansi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiadaan papan informasi ini memicu dugaan adanya upaya penutupan informasi terkait spesifikasi teknis dan besaran anggaran. Warga khawatir kualitas bangunan tidak sesuai standar, mengingat drainase tersebut sangat vital untuk mengairi persawahan dan mencegah banjir di pemukiman sekitar.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pemasangan papan proyek adalah kewajiban mutlak sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kelurahan Sabintang maupun dinas terkait di Kabupaten Takalar mengenai asal-usul proyek tersebut. Masyarakat mendesak agar pihak pengawas lapangan dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan kroscek sebelum proyek selesai sepenuhnya.

Warga berharap agar penegak hukum dan Inspektorat Kabupaten Takalar melakukan audit terhadap proyek ini guna memastikan tidak adanya kerugian negara atau praktik korupsi di balik pengerjaan drainase di Kelurahan Sabintang tersebut.(tim/red)

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI
Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru