Sumur Sentul Desa Klebet, Wisata Religi Tapak Tilas Ulama Banten yang Potensial Namun Minim Fasitas 

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:49 WIB

4016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemiri kab Tangerang  // Desa Klebet Kecamatan Kemiri Kab Tangerang adalah sebuah desa yang mayoritas penduduknya dengan mata pencaharian sebagai petani dan berdagang dibalik itu semua Desa Klebet khusunya di Kampung Santri RT 02 RW 03 menawarkan wisata lokal yang dikenal masyarakat dengan nama SUMUR SENTUL wisata alam yang berbasis lingkungan dan pedesaan,

SUMUR SENTUL  dipercaya jadi tempat singgah para ulama diantaranya Syech Khaerun , Syech Mansyur,dan Syech Barmawi pada saat era penjajahan Belanda sumur Sentul adalah tempat istirahat dan tempat minum para ulama,

Sumur Sentul mempunyai hubungan yang sangat erat dengan pondok pesantren al.istiqlaliyyah ,KH Abuya Uci Turtusi beliau adalah sosok yang memperkenalkan sumur Sentul menjadi tempat ziarah bersama keluarga dan muridnya menjadikan tempat ini dalam menggelar acara pengajian rutin mingguan menjadikan lokasi ini sebuah temuan dan tempat obyek wisata religi yang sangat diminati oleh warga klebet pada saat ini dan sampai sekarang obyek wisata ini ramai dikunjungi baik dari Tangerang atau luar Tangerang bahkan sampai Malaysia dan Singapura tak jarang juga ada artis yang datang ke obyek wisata ini,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayangnga, Potensi besar tersebut belum diimbangi fasilitas yang memadai Sebagai obyek wisata religi sumur Sentul sangat diminati dan mempunyai potensi besar bisa berkembang tetapi perlu adanya campur tangan pemerintah setempat jika dikelola dengan baik maka akan sangat membantu perekonomian masyarakat sekitar terutama dari fasilitas akses parkir dan akses jalan menuju lokasi yang kurang lebih 200 meter, yang sering dikeluhkan pengunjung disaat musim hujan berharap ada perhatian dari pemerintah,kalau ditata dengan baik tempat ini bisa nyaman ini aset yang bisa menghasilkan PAD buat desa maupun Pemkab Tangerang serta menumbuhkan ekonomi warga setempat.ujar Yuli

Salah satu keluarga pengelola Sumur Sentul Bpk Suhanta saat dikonfirmasi ” menginginkan situs ini akan tetap alami dan tetap terjaga kelestariannya jika pemerintah hadir maka harapan beliau hanya akses parkir saja biar sumur Sentul dapat dijangkau pengunjung dari manapun ujarnya.

Hingga kini , pengelolaan sumur Sentul masih dilakukan secara swadaya oleh pengurus dan warga belum ada pengelolaan resmi dari pemerintah desa klebet maupun kecamatan kemiri,warga berharap Pemkab Tangerang segera melirik dan menata kawasan religi ini agar manfaatnya lebih optimal bagi masyarakat luas .

Lokasi sumur itu sendiri berada dibawah pohon beringin yang sangat rindang terdapat kubangan kurang lebih 4×4 meter yang dipercaya sebagai mata air sumur Sentul dan lokasi ini dibagi menjadi 2 bagian untuk pemandian pria dan wanita yang dipisah dengan tembok yang tinggi,

Antara mitos,budaya dan kearifan lokal sumur Sentul dianggap sakral dan mistis ,mitos yang berkembang berfungsi sebagai pengingat agar manusia menghormati alam , leluhur dan nilai nilai kesopanan demi menjaga identitas dan warisan budaya,sebagian masyarakat yang mempercayai kesakralannya sumur Sentul Meraka harus tunduk pada adat dan tradisi disaat mandi,berdoa,berkata kata dan bahkan terdapat pantangan tersendiri tidak boleh memasukkan benda apapun kedalam sumur termasuk uang koin

Masyarakat meyakini bahwa sumur Sentul memiliki karakter dan energi yang berbeda, dan dipercaya membawa manfaat yang berbeda tergantung niat dan tujuan orang yang datang.

Dibalik benar dan tidaknya mitos tersebut, kembali pada pribadi masing-masing intinya sebagai manusia kita diberi akal untuk berfikir kita juga diperintahkan untuk berusaha keras dalam mewujudkan keinginan dan cita-cita,jangan karena mitos ini kita berangkat ke sumur serta berharap dan meminta ini dan itu tetapi tidak berusaha serta bekerja.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Ysf (085921191593)

Gmail: abiyyuamzari@gmail.com

Berita Terkait

Timbulnya Korban, Jekson Kapisa Soroti Tambang Ilegal Wasirawi
“Resmikan Kantor DPD Tangsel, IWO Indonesia Perkuat Struktur dan Sinergi
SERAH TERIMA SK DARI KETUA MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPD JATIM R. ZAINAL FATAH KEPADA KETUA DPC PROBOLINGGO RAYA YANG BARU H. SAMSUL ARIFIN BERJALAN KHIDMAT
Sambut Pilkades Calon No 2 Desa Cemeng Kecamatan Sidoarjo Jelas-Jelas Melakukan Pelanggaran merusak fasilitas umum
Doa dan Dukungan Mengalir untuk Alfridha Massayu Putrisena di Ajang Duta Wisata Gus Yuk Kota Mojokerto 2026
Satu Barisan, Satu Jiwa: MADAS DPC Banyuwangi Perkuat Fondasi Persaudaraan dan Sinergi Sosial
Dapur 3T Bersarang di Kota Manokwari, Weluri Jadi Saksi 
Ormas MANTRA Dukung Penuh Lapas Sidoarjo Bersih dari Narkoba, HP Ilegal, dan Penipuan  

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 01:48 WIB

Oknum Ketua Apkasindo Aceh Rebutan Panen Sawit dengan Warga Transmigran Longkib, Ormas dan LSM Turun Membela Petani

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:51 WIB

Sejumlah Ormas dan LSM Dukung Warga Transmigrasi Longkib Pertahankan Hak Lahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:59 WIB

Warga Transmigrasi Lae Saga Serahkan Kuasa, Konflik Agraria Longkib Masuk Fase Tegas Hukum

Rabu, 6 Mei 2026 - 02:50 WIB

Dugaan Pencurian di Lahan SHM Warga Transmigrasi, Laporan Sudah Masuk Polisi, Status Penanganan Dipertanyakan

Senin, 4 Mei 2026 - 21:18 WIB

JATUH BANGUN WARGA TRANSMIGRASI LAE SAGA: GOTONG ROYONG, SENGKETA LAHAN, DAN PERLAWANAN PETANI

Senin, 4 Mei 2026 - 09:36 WIB

Saksi Fakta Desak Ketua Apkasindo Aceh Dicopot, Sengketa Lahan Transmigrasi Longkib Kian Memanas

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:58 WIB

Oknum Ketua Apkasindo Aceh Terseret Dua Kasus, Sengketa AJB Bermasalah hingga Dugaan Mafia Tanah Longkib Menguat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:05 WIB

Hewan Kurban Sehat dan Terjangkau Tersedia di Kuta Tengah, Siap Antar Hingga Hari H

Berita Terbaru

NASIONAL

Timbulnya Korban, Jekson Kapisa Soroti Tambang Ilegal Wasirawi

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:17 WIB