Batu Bara, 28 Mei 2026 – Viralnya pemberitaan tentang mantan narapidana (napi) Lapas Labuhan Ruku, M Sapxxx, yang disebut-sebut sebagai pemasok wanita-wanita cantik dan vape getar berisi narkoba ke lembaga pemasyarakatan tersebut, mendapat klarifikasi langsung dari pihak keluarga. Melalui nomor kontak resmi redaksi, keluarga korban menyatakan bahwa pemberitaan yang beredar tersebut tidak benar dan merupakan informasi salah (hoax).
“Tidak benar (hoax) itu, bang. Itu foto lama. Dan itu juga bukan foto wanita yang spesial dipasok ke Lapas. Wanita itu masih kerabat abang kami,” ujar May, salah satu anggota keluarga M Sapxxx, saat memberikan klarifikasi kepada awak media pada hari Kamis (28/5/2026). Menurut May, pihak keluarga sangat terkejut dengan penyebaran informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan tersebut.
May juga menjelaskan bahwa pihak keluarga belum mengetahui secara pasti siapa yang menyebarkan kabar bohong tersebut. Namun, ia menduga kemungkinan besar hal itu terjadi karena M Sapxxx akan segera bebas dalam waktu dekat. “Pihak keluarga jelas kecewa dengan pemberitaan ini. Karena kami dari keluarga jadi malu. Tapi kami gak bisa menyalahkan wartawan, karena mungkin saja ada pihak-pihak yang merasa sakit hati kepada abang kami. Apalagi abang kami ini dalam waktu dekat akan bebas,” ungkapnya dengan nada kesal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain tuduhan sebagai pemasok wanita ke Lapas Labuhan Ruku, pihak keluarga juga membantah tudingan lain yang menyatakan M Sapxxx sebagai pemasok vape getar yang diduga mengandung zat narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan. Menurut May, hal tersebut sangat tidak masuk akal mengingat kondisi M Sapxxx yang akan segera mendapatkan kebebasan.
“Soal katanya abang kami memasok vape getar berisi narkoba ke lapas, itu juga tidak benar. Terlalu berisiko di tengah abang kami akan bebas, masih nekat menjadi pemasok narkoba,” tukas May. Pihak keluarga berharap agar masyarakat tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta berharap agar pihak yang menyebarkan hoax tersebut dapat segera menghentikan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada publik.
Sumber: Klarifikasi Langsung Keluarga M Sapxxx


















































