Sergai, Sumut || Teropong Barat.com– Sebuah truk tangki Mitsubishi mengalami kecelakaan tunggal setelah diduga hilang kendali akibat pengemudinya mengantuk hingga menghantam bagian depan rumah warga di Jalan Umum Medan–Tebing Tinggi, Lingkungan III, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Truk tangki dengan nomor polisi BK 8454 CV tersebut diketahui dikemudikan Muller Antonius Malau (46), warga Jalan Tangguk Bahagia 2, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi saat truk melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Kondisi arus lalu lintas saat itu relatif sepi dengan cuaca cerah.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali. Truk kemudian oleng ke kanan jalan dan menghantam bagian depan rumah milik Joko Gunawan (65).
Benturan tersebut mengakibatkan bagian bangunan rumah mengalami kerusakan. Selain itu, kendaraan truk tangki juga mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan rumah dan kendaraan diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal yang diduga dipicu pengemudi mengantuk. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Petugas Satlantas Polres Serdang Bedagai telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan serta mengamankan barang bukti berupa satu unit truk tangki Mitsubishi BK 8454 CV.
AKP Bringin Jaya mengimbau kepada seluruh pengemudi agar selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit sebelum berkendara.
“Jangan memaksakan diri mengemudi apabila dalam kondisi lelah atau mengantuk. Sebaiknya beristirahat terlebih dahulu demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” imbaunya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dan tidak mengabaikan kondisi fisik saat melakukan perjalanan, khususnya di jalur lintas Medan–Tebing Tinggi yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat.
( Mangisi Siburian )


















































