Rafly Kande DPR-RI & Seniman Aceh “Politik Gagasan Menjawab Kebutuhan Masyarakat Aceh”

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 23 Oktober 2023 - 18:11 WIB

40336 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kunjungan kerja seniman Aceh yang juga DPR-RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera disambut baik para masyarakat, Ulama, kepala Kampung dan para pendidik Kita Subulussalam, silaturahmi berlangsung aktif dan dinamis berbagai gagasan penting disampaikan Rafly Kande untuk kemasyalahatan ummat di Aceh.

Rafly Kande mengawali sambutannya begitu pentingnya Integrasi Aceh bagi bangsa Indonesia. Selama 4 tahun sebagai DPR RI perjuangan rakyat Aceh bagi integrasi Bangsa Indonesia. Soekarno telah berlabuh disaat agresi Belanda ke ll. Soekarno pernah meminta dari rakyat Aceh untuk membeli 2 pesawat. Kemudian rakyat Aceh pun bersama tokoh-tokohnya bersatu-padu, bahu membahu menunaikan permintaan bung Karno. Aceh dan bung Karno mempunyai sejarah besar yang merupakan cikal bakal untuk kemerdekaan bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rafly Pande juga menyampaikan “Saat ini kita perlu Jargas(Jaringan Gas) bagi rakyat Aceh. Sebenarnya tidak perlu lagi kita beli antrean gas tiga kilo. Andalan kita sumber gas bumi kita ada di Aceh Singkil dan semelue. Maka saatnya kita bangun Infrastruktur Jaringan Gas Bagi rakyat Aceh.”

Migas, dan mineral batu bara Aceh merupakan kekayaan yang luar biasa harus dikelola, yang kita harapkan adanya regulasi untuk meningkatkan peran pemberdayaan masyarakat Aceh. Semua kebijakan-kebijakan itu harusnya untuk kemasyalahatan Ummat. Jelas DPR-RI dari PKS itu.

Semua perusahaan perkebunan dan Pabrik Kelapa sawit yang ada didaerah kita harus melalui regulasi yang cukup untuk kemasyalahatan ummat.

“Gagasan kita menciptakan mendorong regulasi bagi kemanfaatan sumber daya alam untuk kemaslahatan masyarakat Aceh. Politik Gagasan harusnya kita sepakati.” Kata Rafly Kande DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan sejahtera tersebut.

Rafly Kande juga menyoroti nasib para petani sawit Aceh terkhusus Kota Subulussalam dan Aceh yang dikeluhkan masyarakat melalui usulan kepala Kampung. Sering kali Harga TBS(Tandan Buah Sawit) rakyat tidak dihargai di Pabrik Kelapa sawit. Padahal pemerintah Aceh setiap bulannya sudah menetapkan harga TBS namun pemilik Pabrik kepala Sawit selalu mengabaikannya. Demikian curhat Masyarakat tani pada Rafly Kande.
Kondisi perlindungan Harga TBS Petani yang sangat memprihatinkan.

Penekanan yang disampaikan DPR RI Rafly Kande sama dengan penyampaian pimpinan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Kota Subulussalam Netap Ginting akan pentingnya perlindungan harga TBS bagi petani sawit Aceh.

Lain lagi dengan penyampaian dari kepala desa penanggalan Timur yang mengusulkan pada Rafly Pande agar Birokrasi penyaluran Dana Desa dari pusat langsung ke rekening pemerintah Kampung sehingga penggunaan dana desa yang dikucurkan tepat waktu dan penggunaan anggaran desa efisien praktis dan bermanfaat tanpa adanya campur tangan pihak lainnya.

“dan mengenai Dana Desa kami mohon agar ditranfer ke rekening desa langsung, Kalaupun ada aspirasi bapak, kalau bisa langsung ke desa lah Pak.” Kata kepala desa Penanggalan.

Usulan juga disampaikan Geujik Kampung Lae Oram Zakaria menyoal banyaknya lahan-lahan pertanian didesa yang tidak bisa disertifikatkan. Menyangkut Lahan Penyangga transmigrasi menurut pemerintah Kota. Menyulitkan masyarakat desa mengurus surat tanahnya untuk sertipikat hak milik.

Rafly Kande menyampaikan jawabannya bahwa semua persoalan di Aceh harus dituntaskan melalui Politik Gagasan, semuanya ujungnya perlunya ketegasan harga dan regulasi dari Pemerintah Pusat, termasuk perlindungan harga bagi petani sawit. Kita perlunya perubahan yang diawali pemimpin yang memimpin dari pemerintah pusat yang tegas. Maka bersama Anies Baswedan mudah mudahan perubahan itu semakin nyata untuk rakyat Aceh terkhusus untuk masyarakat Kota Subulussalam Aceh Singkil. Tutup Mosisi dari Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Usai lakukan silaturahim Rafly Kande dengan sejumlah tokoh masyarakat di Kampung Penanggalan timur langsung melanjutkan agenda kerjanya ke Universitas STIT HAFAS, terlihat kerindungan sejumlah mahasiswa mahasiswi STIT HAFAS yang berbondong bondong melakukan Selpi pada Rafly Kande.//Anton Tinendung*

Berita Terkait

Analisa Dampak Penggunaan Jalan Umum oleh Perusahaan di Subulussalam
PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib
Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan
Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:54 WIB

Investor Patuh Harus Dilindungi, Investor Tidak Patuh Regulasi Wajib Ditertibkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:46 WIB

Kadin Aceh: South Andaman Momentum Emas Membangun Industri dan Lapangan Kerja

Senin, 1 Juni 2026 - 14:45 WIB

Ketua DPRA jangan Cengeng Respon Evaluasi APBA oleh KPK

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:47 WIB

Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:58 WIB

Soroti Indikasi Dana Asing di Film ‘Pesta Babi’, Suryadi Djamil: Memecah Kepercayaan Rakyat Itu Pengkhianatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:22 WIB

Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:39 WIB

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:24 WIB

Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif

Berita Terbaru