SUBULUSSALAM | teropongbarat.com — Pembangunan revitalisasi TK PKK Negeri Kasih Sayang kembali menjadi sorotan. Dugaan ketidaksesuaian spesifikasi material atap dengan dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) memunculkan desakan agar pekerjaan tersebut diperiksa secara teknis dan transparan.
Sorotan muncul setelah tim media bersama lembaga masyarakat melakukan penelusuran dan pengukuran terhadap material atap yang telah terpasang di lokasi proyek.
Hasil pengukuran awal menemukan dua jenis ketebalan seng spandek. Namun, berdasarkan pengukuran tim di lapangan, kedua jenis material tersebut diduga belum memenuhi ketebalan sebagaimana spesifikasi yang tercantum dalam RAB.
Temuan tersebut dinilai perlu segera diverifikasi oleh konsultan pengawas maupun instansi teknis untuk memastikan apakah material yang terpasang telah sesuai dengan kontrak pekerjaan.
Konsultan Diminta Berikan Rekomendasi
Sejumlah pihak meminta konsultan pengawas tidak berhenti pada pemeriksaan administratif, tetapi melakukan pemeriksaan langsung terhadap material atap yang telah terpasang.
Jika hasil pemeriksaan resmi nantinya membuktikan adanya ketidaksesuaian dengan spesifikasi kontrak, konsultan diharapkan memberikan rekomendasi teknis, termasuk kemungkinan membongkar dan mengganti material atap dengan material yang sesuai spesifikasi.
“Kalau memang terbukti tidak sesuai RAB, harus ada tindakan perbaikan. Jangan sampai bangunan selesai, tetapi material yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang sudah dianggarkan,” ujar salah seorang sumber.
Pemeriksaan juga dinilai perlu mencakup dokumen RAB, gambar kerja, spesifikasi teknis, dokumen pengadaan material, serta laporan pemeriksaan konsultan pengawas.
Kepala TK PKK Negeri Kasih Sayang Vervariza: Belum Tahu Soal Spesifikasi Atap
Sementara itu, Kepala TK PKK Negeri Kasih Sayang, Vervariza, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengaku belum mengetahui secara detail mengenai spesifikasi material atap yang dipersoalkan.
“Belum tahu, Pak. Karena saya masih punya agenda di luar juga dalam beberapa hari ini di luar kota. Kalau memang Bapak konfirmasi tentang kegiatan sekolah, kamu coba datang ke kantor dinas saja, Pak. Tanyakan ke orang dinas,” ujar Vervariza melalui pesan WhatsApp.
Keterangan tersebut menjadi bagian dari klarifikasi pihak sekolah terkait pekerjaan revitalisasi yang sedang berlangsung.
APH Diminta Lakukan Penyelidikan
Munculnya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi membuat sejumlah pihak meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan atau penyelidikan terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.
Pemeriksaan diharapkan tidak hanya menyasar kondisi fisik bangunan, tetapi juga menelusuri kesesuaian antara RAB, kontrak, volume pekerjaan, spesifikasi material, proses pengadaan hingga pembayaran pekerjaan.
Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan teknis dan administrasi oleh pihak yang berwenang. Belum dapat disimpulkan adanya tindak pidana korupsi maupun kerugian negara sebelum hasil pemeriksaan resmi tersedia.
Masyarakat berharap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut dikerjakan sesuai spesifikasi sehingga kualitas bangunan tetap terjamin dan anggaran negara memberikan manfaat sebagaimana mestinya.
Redaksi teropongbarat.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pelaksana pekerjaan, konsultan pengawas, pejabat terkait maupun instansi yang menangani program revitalisasi TK PKK Negeri Kasih Sayang.
(RJ)


















































