Abdul Khair Minta Investasi PLTA Kuta Gajah Sejahterakan Penambang Pasir Tradisional

TEROPONG BARAT LANGKAT

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 16:57 WIB

4084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Dokumentasi Kegiatan Kunjungan Kerja Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara di PLTA Kuta Gajah Kamis (2/4/2026)

Foto Istimewa Dokumentasi Kegiatan Kunjungan Kerja Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara di PLTA Kuta Gajah Kamis (2/4/2026)

LANGKAT, Teropong Barat.com – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kunjungan kerja (kunker) strategis ke Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kuta Gajah di Kabupaten Langkat, Kamis (2/4/2026). Dalam tinjauan tersebut, nasib penambang pasir tradisional menjadi sorotan tajam.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi NasDem, Abdul Khair, menegaskan bahwa kehadiran investasi besar seperti PLTA Kuta Gajah tidak boleh meminggirkan ekonomi rakyat kecil. Ia menyoroti dampak nyata yang dirasakan warga di desa penyangga, khususnya para penambang pasir manual.

 

“Masyarakat penambang pasir tradisional di Stabat kini dalam kondisi sulit. Hasil tambang manual mereka hampir pupus karena kualitas pasir di hilir semakin halus sejak adanya operasional pembangkit,” ujar Abdul Khair di sela peninjauan.

 

 

Ia mendesak pihak pengelola, PT Tong Langkat Energy (TLE), untuk memberikan solusi konkret dan perhatian lebih bagi masyarakat yang terdampak langsung di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS).

 

 

“Investasi itu harus menyejahterakan, bukan justru mematikan mata pencaharian warga lokal yang sudah ada sejak lama. Kami berharap ada perhatian khusus bagi para penambang di sepanjang aliran sungai ini,” tegas Khair.

 

Investasi Berbasis Kerakyatan

Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Sumut Agustinus Zega yang turut hadir, menekankan bahwa investasi di Langkat wajib memberikan efek domino yang positif bagi ekonomi daerah. Menurutnya, pembangunan jangan sampai mengorbankan rakyat kecil.

“Investasi besar harus membuka ruang ekonomi bagi warga lokal, bukan sekadar mengambil sumber daya alamnya saja,” kata Agustinus.

 

 

*Evaluasi Legalitas dan CSR*

Komisi A DPRD Sumut yang dipimpin oleh Ketua Komisi, Prof. Jakfar Sidiq, menitikberatkan evaluasi pada beberapa poin krusial:

* Kepatuhan Regulasi: Memastikan seluruh dokumen izin lingkungan dan pemanfaatan ruang telah sesuai aturan yang berlaku.

* CSR Tepat Sasaran: Mendesak agar penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) diprioritaskan bagi masyarakat terdampak di hilir sungai. “Dana CSR harus diberikan kepada mereka yang terkena dampak langsung operasional perusahaan,” tambah rombongan komisi.

 

* Ketahanan Energi: Mendorong percepatan target bauran energi terbarukan untuk memperkuat suplai listrik di wilayah Langkat.

Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh sejumlah anggota komisi lainnya, yakni Wagirin Arman, Apt. Cheriel, dan Megawati Zebua. Selain itu, tampak hadir perwakilan dari Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Sumut dan Langkat, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Langkat, serta Manajer Operasional PT TLE.

 

 

Hasil kunjungan lapangan ini akan dibawa ke tingkat provinsi sebagai bahan laporan rapat kerja (raker) guna merumuskan kebijakan infrastruktur energi yang lebih pro-rakyat di masa mendatang.

 

 

 

 

 

Pewarta: Lufti

 

 

 

Berita Terkait

HMI Langkat Minta Seluruh SPPG Diaudit Pasca- Kasus Korupsi di BGN
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila,Syah Afandin: Jadikan Pancasila Jangkar Moral Bangsa
Hari Lahir Pancasila,Kapolres Langkat: Polri Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
Bupati Langkat H.Syah Afandin Bawa Langkat Raih WTP, Tegaskan Jangan Cepat Puas
Wujud Kepedulian,DPD Golkar Bersama Anggota DPRD Fraksi Golkar Langkat Sebar Hewan Qurban di Dapil Masing-masing
Bupati Langkat Syah Afandin Jemput Aspirasi Warga Sambirejo, Pastikan Jalan Rp31 M Segera Diperbaiki
Rayakan Idul Adha,DPD PAN Langkat Sembelih 5 Sapi untuk Masyarakat Terdampak Banjir
Maknai Idul Adha, Bupati Syah Afandin: Kedepankan Keikhlasan dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB