APH Diminta LIDIK Sungai Lae Kombih Subulussalam Dikeruk Untuk Mengambil Batu Cadas Diduga Tanpa Ijin Galian “C”

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 16 September 2023 - 00:19 WIB

401,451 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. 15/09/23. Ironis memang demi mencari keuntungan besar, Pengerukan Material Batu Padas dengan memakai alat berat dari daerah aliran sungai(DAS) Perioritas Singkil-Kombih Desa Sikelang Kecamatan Penanggalan kota Subulusslam menuai Protes LSM dan forum masyarakat DAS KPH Wilayah VI Kota Subulussalam.

Menurut Ipong Lembaga penyelamat lingkungan Hidup Indonesia(LPHI) bagian Investigasi memafarkan kerusakan lingkungan diwilayah Kota Subulusslam secara terus menerus dapat berakibat terjadinya pendangkalan sungai, Abrasi dan mengancam bencana diwilayah daerah sungai Lae Kombih. Diduga seluruh material untuk pembangunan fisik sekota Subulussalm APBK memanfaatkan Material Ilegal. Aparat penegak hukum jangan tutup mata.” Demikian ungkap Ipong yang meminta Menteri lingkungan hidup turun kewilyah Kota Subulusslam menindak para pengusaha, galian C tanpa berizin. Ijin AMDAL mereka setau kami tidak punya.” Tambah Ipong LSM LPHI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlihat alat berat posisi sedang usai mengeruk Material Batu dari Sungai Lae Kombih yang merupakan DAS PERIORITAS Nasional.

Aktiviss kota Subulussalam Yantoro menyesalkan adanya pengerukan Sungai pengambilan Material batu cadas yang diduga tanpa mengantongi Ijin Galian C.

“. Pengerukan ke Sungai tidak diperbolehkan. Masyarakat Penanggalan sudah banyak keluhkan Pengerukan Sungai itu. Kita minta KPH Wilayah VI dan Dinas Kehutan propinsi Aceh, yang didampingi Polda Aceh untuk mengusut dugaan kerusakan lingkungan secara Aktif dan masif di Sungai Perioritas. Akibat pengerukan Sungai ini, selain mengancam menimbulkan bencana, ini juga merusak Kehidupan flora dan fauna ekosistem Air di Sungai Lae Kombih lokasi objek Wisata Vital yang ramai dikunjungi masyarakat dan turis Lokal.” Jelas Yantoro Aktivis Lingkungan kota Subulussalm./// TIm -Inv.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Berita Terbaru