Berebut Pokirkah DPRK Subulussalam Atas Keterlambatan Pembahasan APBK Merugikan Rakyat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 28 Desember 2024 - 19:05 WIB

401,067 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editorial (27/12/24).

Subulussalam, teropongbarat.co. Apakah karena Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam (DPRK) berebut POKIR (anggaran aspirasi). Hingga tak terlaksananya pembahasan APBK?

Apa regulasi yang dipakai Penjabat Walikota Subulussalam Azhari, S. Ag. M. Si. Sebagai pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah kota Subulussalam. Hingga DPRK Subulussalam enggan untuk melakukan pembahasan anggaran Pendapatan belanja (APBK) Daerah Kota Subulussalam. Dapat menuding DPRK Subulussalam Impoten? Karena tak terjadi dinamika proses Politik anggaran yang berpihak pada pola percepatan pembangunan mensejahterakan rakyat secara sistimatis terstruktur.

Keterlambatan penetapan APBK ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu kurang harmonisnya hubungan eksekutif dan legislatif, pengaruh pembagian KUE KUE (anggaran POKIR), pengaruh dari 3 karakteristik unaur pimpinan DPRK dan pengaruh peran catatan hitam yang dimiliki oleh eksekutif dan legislatif sebagai penyusun APBK serta faktor komitmen yang belum memadai. Atau atas kekurang mengertinya tugas pokok DPRK Subulussalam yang baru terlantik seumur Jagung ini?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditambahkannya, tugas pemerintah kota Subulussalam adalah melobi DPRK supaya usulan APBK Subulussalam di Sahkan disetujui. Pemko Subulussalam secara jelas telah mengatakan semua prosedural administrasi TIM TAPK sudah dilengkapi tinggal DPRK Wakil Rakyat Kota Ini yang belum mau membahas APBK padahal itu tugas UTAMANYA.

Pimpinan LSM Suara Putra Aceh menjelaskan, keterlambatan pembahasan APBK Subulussalam dapat mengakibatkan kerugian anggaran yang cukup banyak bagi percepatan pembangunan Kota Subulussalam. “ atas keterlambatan ini Kota Subulussalam tidak akan mendapatkan dana Insentif Daerah sebagai hadiah dari Opini WTP, oemko Subulussalam tak akan mendapatkan guluran anggaran yang besar. Kenapa tidak dapat, karena kita tidak menyelesaikan APBK tepat waktu. Jadi insentifnya tidak dapat,” jelas Anton Tinendung Pimpinan LSM Suara Putra Aceh Kota Subulussalam.

Tidak dapatnya dana insentif yang diakibatkan keterlambatan APBK dapat mencapai angka puluhan bahkan ratusan milyar rupiah Kerugiaan daerah. “ bagi daerah yang mampu menggunakan APBK secara Efektif dan Produktif, yang berhak mendapatkan insentif Dana Perimbangan dana DBH dan lainya itu”

Penggunaan APBK secara efektif dan produktif tersebut, yakni mampu menurunkan angka kemiskinan secara aktual, mampu menambah lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat. “Itu yang diberi insentif kita juga tidak akan dapat,” tegasnya.

Oleh sebab itu, tokoh masyarakat Kasman Alizar mengajak kepada seluruh elemen pemerintah untuk bersama-sama berjuang dengan mendorong antara eksekutif dan legeslatif melakukan percepatan pembahasan APBK Subulussalam apalagi ini sudah memasuki minggu terakhir desember 2024 tentunya mengembalikan dana insentif yang sudah dua tahun di nikmati oleh masyarakat Kota Subulussalam.

Hadiah WTP dari Opini BPK. “Ini adalah kepentingan kita bersama dan semua, kita ingin pembangunan yang sedang dilakukan di kota Subulussalam tetap akan berjalan sesuai dengan rencana jangka menengah,” Ujar Kasman Alizar Tokoh masyarakat kota Subulussalam tersebut.

Sekdako Subulussalam H. Sairun, S. Ag.M.Si Terkait APBK, Eksekutif sudah menindaklanjuti seluruh proses yang ada tinggal pihak DPRK menjadwalkan pembahasan informasi yang kami dengar pihak internal DPRK yang belum sepakat sehingga jadwal jadwal yang disusun dan diagendakan belum bisa berjalan dengan baik. Ujar Sekdako menjelaskan.

Tentunya alternatif lainnya guna percepatan pembangunan semua kegiatan APBK Kota Subulussalam tahun 2025 akan melalui PERWAL(Peraturan Walikota) Subulussalam.

Ketua DPRK Subulussalam dikompirmasi perihal keterlambatan pembahasan APBK Subulussalam tahun 2025 menurutnya “dari pihak kita DPRK Partai Hanura sejak awal sudah siap untuk membahasnya namun teman teman lainnya sepertinya enggan untuk pembahasan anggaran yang terlambat ini, kita siap mengikuti kemauan kawan kawan dari partai lainnya. Dan saya sudah ingatkan berulang kali agar percepatan pembasan APBK menjadi prioritas.” Ujar Ade Fadly Pranata Bintang ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Subulussalam itu.// ATin.

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 05:34 WIB

Kapolres Bantaeng Beri Materi Saat Hadiri Penandatanganan (MOU) Kerjasama Badan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BOVP) dengan Disnakerin

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:35 WIB