Dosen Umuslim Berikan Pelatihan Keamanan Data dan Informasi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 20 Desember 2023 - 01:02 WIB

40418 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN, TEROPONG BARAT | Dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim melakukan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan keamanan data dan informasi kepada pemuda Desa Pante Cut, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Selasa (19/12).

Menurut ketua tim pengabdian Fikom Umuslim Dedy Armiady, kegiatan mendapat sambutan antusias peserta berjalan lancar.

Kegiatan berlangsung sejak bulan Oktober, dimulai dari perencanaan, pengumpulan data peserta dan segala persiapan perangkat lainnya, jelas Dedy Armiady.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedy Armiady, kegiatan bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada pemuda agar mampu mengamankan data dan informasi di era digitalisasi seperti sekarang ini.

Kegiatan dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam mengedukasi masyarakat khususnya pemuda di Desa Pante Cut, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen agar lebih waspada terhadap aksi kejahatan siber yang saat ini marak terjadi, ujar Dedy Armiady.

Apalagi kondisi perkembangan teknologi digital saat ini yang sangat marak terjadi aksi kejahatan siber menggunakan berbagai perangkat teknologi.

Misalnya seperti aksi social engineering dimana pelaku menghubungi korban dengan memanipulasi psikologis korban, sehingga korban mau melakukan apa saja yang diminta oleh para pelaku.

Sebagai contoh misalnya saat ini banyak terjadi kasus social engineering dikalangan mahasiswa penerima beasiswa KIP-K, dimana pelaku mengaku dosen atau pengelola KIP-Kuliah kampus.

Mereka menghubungi mahasiswa untuk melengkapi data agar dapat diproses untuk pengajuan beasiswa KIP-Kuliah.

Pelaku bahkan meminta korban untuk mengirim sejumlah uang untuk kebutuhan proses administrasi, jelas Dedy Armiady.

Kejahatan ini tidak hanya terjadi di dalam kampus, bahkan di tingkat masyarakat juga sering terjadi, misalnya pelaku sering menelepon korban menawarkan bantuan tertentu, dimana para pelaku biasanya telah lebih dahulu mengumpulkan data para korban.

Misalnya ada pelaku yang menelepon korban untuk segera mengirimkan sejumlah biaya untuk proses administrasi rumah sakit, dimana pelaku menyampaikan bahwa salah satu anak korban baru saja mengalami kecelakaan sehingga perlu diambil tindakan segera serta perlu membayar beberapa biaya untuk proses tersebut.

Menurut Dedy Armiady banyaknya kasus seperti ini terjadi di kalangan masyarakat, disebabkan adanya data yang bocor seperti nama, nomor hp, data keluarga dan lain sebagainya yang dijadikan oleh para pelaku untuk menjebak korban.

“Karena mengingat hal tersebut, makanya kami membuat kegiatan ini, supaya masyarakat paham akan bahaya kebocoran data tersebut”, ujar Dedy didampingi anggota tim pengabdian TM Johan, MT

Tambah TM.Johan lagi, selainpencurian data dan informasi juga dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti aplikasi yang didalamnya ada malware, dari info akun sosial media korban, postingan korban terkait keluarganya di sosial media, bahkan dari berkas-berkas yang dianggap sampah dan dibuang para korban.

“Semua sumber tersebut dapat dijadikan pelaku kejahatan untuk mengumpulkan data korban dalam melancarkan aksi kejahatan siber seperti yang marak terjadi saat ini”, tambah T.M Johan lulusan saalh satu Universitas di Malaysia.

Peserta pelatihan juga dibekali dengan aplikasi antivirus berlisensi resmi untuk digunakan pada perangkat masing-masing agar meminimalisir terjadinya kerusakan dan kehilangan data yang diakibatkan oleh serangan-serangan siber yang mungkin terjadi.

Berita Terkait

Kepala LPPM UNIKI Pimpin Tim Ahli Pembangunan Sekolah Rakyat Pidie Jaya
Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh
Kapolres Bireuen Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Umbau Pengendara Tertib Utamakan Keselamatan
Kapolres Bireuen Ajak Pelajar Jauhi Bullying, Narkoba, Judol, dan Pinjol
Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MTQMN UNP 2026
Kapolres Bireuen Pimpin Latihan Dalmas, Tingkatkan Profesionalisme Personel Hadapi Gangguan Kamtibmas
Kapolres Bireuen Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan Hindari Judol
Dua prodi di Umuslim Lolos Hibah PP-PTS Kemendiktisaintek Skema B

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru