Impian RS Terbaik se Madura, Dirut RSUD dr. Moh. ZYN Siapkan 4 Spesialis Penyakit Mematikan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 10 Juni 2024 - 06:28 WIB

40848 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT_ Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. ZYN Kabupaten Sampang bersama Rumah Sakit dr. Sutomo Surabaya menggelar seminar Deteksi Dini Penyakit jantung Bawaan Pada Anak, di aula RSUD dr. Moh. ZYN Kabupaten Sampang, Sabtu (08/06/2024).

Dalam sambutannya, direktur Utama (Dirut) RSUD dr. Moh. ZYN, dr. Agus Akhmadi, M. Kes menjelaskan, bahwasanya maksud dari acara di atas adalah upaya memberikan pelayanan disegala masalah kesehatan, antaranya saat ini Deteksi Dini Penyakit jantung bawaan pada anak atau bayi.

Dijelaskan Agus, selama ini tidak jarang ada bayi mengidap penyakit Jantung bawaan lahir, namun sulit di selamatkan karena banyak faktor. Selain ketersediaan sumber daya manusia (SDM) atau dokter spesialis jantung pada anak, juga kendala alat kesehatan hingga biaya yang sangat mahal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan berbagai upaya menuju rumah sakit rujukan terbaik se-Madura, segala hal pelayanan kesehatan terus dilengkapi, sebagaimana saat ini menghadirkan segenap dokter Spesial pada anak, dengan bekerja sama dengan RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Dengan visi, Selamatkan jantung anak Indonesia selamatkan penerus bangsa, Agus mengaku telah menyiapkan dr. Spesial penyakit jantung bawaan kritis menggunakan Pulse Oxymeter, yaitu dr. Agus Sunandar, S.pA, serta alat kesehatan yang sudah ada, dan hanya menunggu waktu.

Bahkan, dengan segala persiapan, nantinya RSUD dr. Moh.Zyn menargetkan 100 pelayanan kepada anak bermasalah jantung bawaan.

Ditambahkan Agus, minimal ada 4 jenis pelayanan kesehatan terbaik dan terpercaya untuk menjadikan RSUD dr. Moh. ZYN Sampang menjadi rumah sakit rujukan dan terbaik se-Madura, yaitu Pelayanan Spesialis Kangker, Jantung, Syaraf dan Urologi.

Saat ini, Kami sudah menguasai pelayanan Syaraf dan Urologi, dan berupaya menguasai sisanya, yaitu Kanker dan Jantung pada anak dan dewasa. Dimana saat ini, Izin Praktek, Alat kesehatan dan SDM sudah ada, dan masih berupaya mendapatkan izin dari BPJS, guna memberikan pelayanan yang maksimal dan gratis, tutur Agus.

Dan Perlu diketahui, saat ini akan menggelar intervensi atau operasi 2 anak bayi, yang mengalami jantung bocor bawaan lahir, dimana biayanya gratis ditanggung RSUD dr. Moh. ZYN Sampang bersama (Universitas Airlangga) Unair Surabaya.

Sementara sekedar diketahui, biaya pasien umum untuk operasi jantung bawaan setiap anak bayi sekitar 70juta rupiah, dan dijamin Efektif dan efisien tanpa resiko dan dijamin berhasil diatas 90%, pungkas Agus.

Hadir dalam acara dr. Taufiq Hidayat, SpA(K), Management Duktus Arteriosus Pada Bayi Baru Lahir dari RSUD dr. Soetomo Surabaya, Dr. Mahrus A. Rohman, dr. SpA (K) spesialis Deteksi Dini Penyakit Jantung Bawaan Kritis, dan Dr. I Ketut Alit Utamayasa, dr. SpA (K), spesialis Diagnosis & Tatalaksana penyakit Jantung Bawaan Pada Anak, dan dr. Spesial Penyakit Jantung Bawaan Kritis Menggunakan Pulse Oxymeter, yaitu dr. Agus Sunandar, S.pA, serta segenap jajaran dokter struktural RSUD dr. Moh. ZYN Sampang, Kepala Puskesmas se-kabupaten dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sampang, hingga keluarga pasien anak bayi pengidap penyakit jantung bawaan lahir.

Sementara Dr. I Ketut Alit Utamayasa, dr. SpA (K), saat di konfirmasi mengaku acara diatas adalah Pengabdian kepada Masyarakat bagian program rutinitas fakultas kedokteran Unair (Universitas Airlangga) Surabaya setiap tahun.

“Sekitar 2 minggu silam di Madiun, sekarang di Sampang, Madura , dengan 2 kegiatan jenis seminar awal dan screening anak dengan penyakit bawaan. Dimana saat ini akan dilaksanakan intervensi 2 operasi jantung ada anak atau bayi, tanpa bedah” jelasnya.

Resiko intervensi Cukup besar, namun karena kami sudah terbiasa, insyaallah tingkat keberhasilan atau kesembuhannya di atas 90%, dan jangan khawatir dijamin aman untuk anak dan bayi, tambahnya.

Secara nasional, tingkat penyakit jantung bawaan Bawaan Pada Anak tercatat 8-10 per seribu anak setiap tahunnya. Dimana angka kelahiran di Indonesia sekitar 50juta anak Setiap tahun, maka sekitar 50ribu anak terjangkit penyakit Jantung bawaan lahir.(Red).

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:16 WIB

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:49 WIB

Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB