NSP Technology Batam Raih Juara Pertama di ASPAKI dengan SAFETICET Lanset Inovatif

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 5 Maret 2024 - 21:37 WIB

40396 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pada Rakernas Nasional ASPAKI yang diadakan di Jakarta, PT. NSP Technology Batam meraih prestasi gemilang dengan meraih Juara Pertama dalam acara perdana yang diselenggarakan oleh ASPAKI. Penghargaan yang diraih adalah Reservation & Innovation Awards setelah berhasil meraih dukungan tinggi dari pemilih dengan 24,65% (514 votes), mengungguli pesaing lainnya.

Direktur PT. NSP Technology Batam, Molly Lim, menyampaikan kebahagiannya dalam wawancara usai menerima penghargaan tersebut. “Hari ini saya hadiri Rakernas pagi di hotel Bidakara sangat senang, dan perusahaan kami turut berpartisipasi dalam riset inovatif untuk SAFETICET Lanset. Terima kasih atas dukungan teman-teman kami yang memastikan kami mendapatkan Juara 1,” ungkap Molly Lim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Molly Lim juga berbagi harapannya bahwa lebih banyak perusahaan lokal akan ikut bergabung dalam acara serupa di masa mendatang. “Harapannya adalah lebih banyak perusahaan lokal ikut bergabung sehingga kita lebih mudah mempromosikan produk dalam negeri ke pemerintahan atau instansi lain yang memerlukan produk-produk berkualitas,” tambahnya.

Produk inovatif dari PT. NSP Technology Batam yang meraih penghargaan, SAFETICET Lanset Dengan Kontak Aktivasi, diakui sebagai lanset terkecil di dunia. Produk ini telah terpilih oleh Asosiasi Diabetes Amerika sebagai lanset yang paling sedikit menimbulkan rasa sakit pada saat penggunaan pada tahun 2012 dan 2013.

Ditambahkannya, Produk safety sangat aman dan nyaman digunakan untuk bayi dan orang dewasa.

SAFETICET Lanset adalah jarum penusuk praktis tanpa alat tambahan yang berfungsi untuk pengambilan sampel darah dalam pengecekan glukosa, kolesterol, asam urat, HIV, DBI, golongan darah, rapid test, dan lainnya. Keamanan produk ini dijamin melalui sistem kontak aktivasi dan retraksi otomatis, yang mencegah jarum terpapar setelah digunakan, mengurangi risiko kontaminasi. Sterilisasi radiasi gamma menjadi metode sterilisasi terbaik untuk SAFETICET Lanset.

“Sarericer”relatif tidak sakit, dengan kedalaman penetrasi jarum yang konsisten, dapat meminimalisir rasa sakit atau nyeri yang timbul, serta mengurangi trauma yang dirasakan oleh pasien. Keunggulan lainnya adalah kemudahan penggunaan, hanya dengan memutar untuk membuka tutup pengaman dan menekan ke jari tangan. Produk ini dapat digunakan untuk usia 2 tahun ke atas, menjadikannya solusi inovatif untuk pengambilan sampel darah yang nyaman dan efisien. (RED)

Berita Terkait

Pengelola yang disebut berinisial *“Cip”* sempat menyatakan seluruh perizinan Galian C telah beres.  
Rocky Gerung: Belajar Pertanahan Berarti Belajar Hukum, Politik hingga Ekologi
Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyarakat
Masuki Babak Baru, STPN Resmi Bertransformasi Menjadi Politeknik Agraria STPN
Pengedar Sabu di Liberia Sergai Diringkus, 15 Paket Disita
Kecelakaan Maut di Tol Medan-Tebing Tinggi KM 66, Penumpang Innova Tewas
Laka Lantas Beruntun di Perbaungan, Pengendara CBR Tewas Usai Tabrak Minibus dan Kontainer
🇮🇩 SEMARAK HUT KEMERDEKAAN RI KE-81 RW 05 JEMUNDO 🇮🇩

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 13:15 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB