STABAT, Teropong Barat.com – Jajaran pengurus Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Langkat menggelar pertemuan silaturahmi lintas unsur di Kediaman Ketua Tanfidziyah PCNU Langkat, Jalan Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Stabat, Sabtu (28/03/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan yang berlangsung khidmat tersebut mempertemukan jajaran Mustasyar, Rois Syuriah, dan Tanfidziyah guna membahas pembentukan panitia serta agenda besar Halal Bihalal Hari Raya Idulfitri 1447 H.
*Sinergi Ulama dan Struktur Organisasi*
Hadirnya para kiai dari jajaran Mustasyar dan Syuriah memberikan ruh spiritual dalam pertemuan tersebut, sementara jajaran Tanfidziyah memimpin koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan.
Dalam arahannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Langkat, Drs. H. Zulfan Efendi, M.S.I., menekankan bahwa momentum Halal Bihalal tahun 1447 H bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wadah penguatan ukhuwah Islamiyah dan konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput.
“Kita ingin Idulfitri 1447 H ini menjadi titik balik penguatan jam’iyah di Kabupaten Langkat. Melalui diskusi hari ini, kita menyatukan visi antara arahan para kiai di jajaran Syuriah dengan eksekusi program di Tanfidziyah,” tegas H. Zulfan.
*Poin Strategis dan Target Peserta*
Diskusi yang berlangsung hangat tersebut menyepakati beberapa poin krusial, di antaranya:
* Pembentukan Panitia: Menunjuk tim kerja yang dinamis untuk memastikan efektivitas pelaksanaan acara.
* Tema Kegiatan: Mengangkat tema kemandirian umat dan penguatan moderasi beragama di Bumi Bertuah, Langkat.
* Target Peserta: Acara yang direncanakan berlangsung pada Jumat, 10 April 2026 ini akan mengundang pengurus dari 23 MWC NU se-Kabupaten Langkat, seluruh Badan Otonom (Banom) NU, serta para alumni PDPKPNU gelombang pertama dan kedua.
*Penguatan Spiritual dan Jam’iyah*
Rois Syuriah PCNU Langkat, H. Muhammad Iqbal, mengingatkan pentingnya nilai keikhlasan dalam persiapan ini. Ia berharap Halal Bihalal menjadi sarana pembersihan hati setelah menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Senada dengan itu, perwakilan Mustasyar PCNU Langkat, Drs. H. Abdul Khair, M.M., menambahkan bahwa acara ini harus menjadi momentum penguatan Aswaja di tingkat lokal.
“Halal Bihalal adalah saat yang tepat untuk berdiskusi bagaimana setiap MWC di 23 kecamatan dapat bersinergi secara kuat dengan unsur pemerintahan dan stakeholder di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama dan doa yang dipimpin oleh salah satu pengurus cabang, memohon keberkahan bagi seluruh Nahdliyyin di Kabupaten Langkat agar tetap solid dalam dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah.
Pewarta: Lufti
















































