Pernyataan Dua DPRA Asal Subulussalam, Menjustifikasi Plt Sekda, Dinilai Hanya Untuk Cari Panggung Saja

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 31 Oktober 2023 - 19:32 WIB

40343 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Jangankan dipenjara, Korban Nyawa Sekalipun demi harga diri dan penindasan perusahaan pada rakyat siap kita pertaruhkan” H Sairun, S.Ag

Subulussalam Aceh Teropongbarat.co. Pernyataan Dua Oknum DPRA asal kota Subulussalam yang menuding dan menjustis H.Sairun Plt Sekda Mantan Narapidana menjadi polemik penilaian negatif bagi dua anggota DPRA yang seolah-olah merasa dianya orang paling baik dimuka Bumi ini. Ujar salah seorang Aktivis Mukaribin Pohan,SH.I

Menurut Aktivis Aceh Singkil Mukaribbin Pohan, SH.I ” [31/10 09.54] Kedua Oknum DPRA itu kami nilai hanyalah Cari Panggung, seolah olah DIANYA Orang Yang Sangat Baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernah penjara karena membela Hak Hak Rakyat Kaum Dhuafa Jauh Lebih Baik, dari pada orang yang merasa dirinya sudah baik, dan selalu berpura-pura untuk baik.” Jelas Aktivis Singkil-Subulusalam tersebut.

Bahkan sejumlah negarawan seperti Soekarno, yang merupakan Mantan presiden Indonesia sekalipun demi membela bangsa dan negara juga pernah dipenjara. Jadi jelas Oknum DPRA yang nyinyir dipernyataan Oknum DPRA itu, hanyalah cari panggung untuk kepentingan politik sesaat, bukan dalam hal berusaha membangun daerah dengan Komitmen POLITIK GAGASAN untuk membangun daerah secara utuh dan menyeluruh tapi politik yang dibangun Politik mengkambing hitamkan” demikian ungkap Mukaribbin Pohan SH.I.

Dikompirmasi H. Sairun Plt Sekda Subulusalam terkait pernyataan DPRA yang diduga Cari Panggung tersebut, pada Awak Medya ia menceritakan perjalanan pembelaan hak-hak dasar masyarakat 22 desa di Aceh Singkil saat itu, menurutnya

“Setelah saya keluar dari penjara perjuangan kita tidak berhenti sampai disitu, jangankan penjara, korban NYAWA sekipun dipertaruhkan demi membela Harga Diri & mempertahankan hak kita yang dirampas oleh pihak perusahaan. Hari ini kebenaran itu kita buktikan dengan dinyatakan oleh BPN Pusat bahwa lahan sawit seluas 745 Ha. Lahan diluar Areal HGU telah ditanami sawit berada diluar areal HGU. lahan seluas itu diserahkan kepada masyarakat 347 Ha . Dan 400 Hektar diserahkan kepada Pemerintah Aceh Singkil artinya perjuangan kita BUKAN SAJA dinikmati oleh masyarakat 22 Desa tapi juga dinikmati oleh Pemerintah Aceh Singkil. Hari ini masyarakat luas tau, lahan itu diserahkan oleh Gubernur Aceh, turut hadir Kadis Sosial Aceh Alhudri dan H.Asmsuddin serta Bupati Safriadi oyon. Memang saya Nara pidana tapi saya BUKAN PENJAHAT seperti yang dituduhkan oleh Hj Asmidar dari partai PA dan H.Asmauddin dari partai demokrat digedung dewan perwakilan Aceh TERLALU KEJAM pernyataan Hj Asmidar dan direstui oleh H. Asmauddin menjastifikasi mantan Nara pidana dan seolah-seolah tidak memahami kondisi yang terjadi sebenarnya.” Jelas H.Sairun, S.Ag.M.Si Tokoh masyarakat Pejuang Aceh Singkil itu.

” kita mengapresiasi terhadap perjuangan Pak Sairun dimasa itu. Sepengetahuan saya waktu itu, Sairun koordinator demontrasi, kemudian terjadi anarkis yang dilakukan masyrakat terkait pengrusakan Kantor Bupati Aceh Singkil. Masyarakat yang melakukan anarkis, Karena Ustad Sairun waktu itu sebagai koordinator penanggung jawab demontrasi, maka demi taat Hukum Ustad Sairun mempertanggung jawabkan perbuatan masyarakat tersebut. Maka hal ini kami apresiasi kepada niat dan perjuangan Pak Sairun. Taat Hukum demi masyarakat tertindas yang dibelanya, ujar Pohan.//Tim.. Antoni Tin

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Berita Terbaru