Pipa Bocor, Air Bersih Hilang: Warga Penanggalan Berjuang di Tengah Kekeringan

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 14:45 WIB

40413 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Dahaga di Dataran Tinggi. Krisis Air Bersih Mengancam Warga Penanggalan Subulussalam.
Kekeringan air bersih melanda empat desa di Kecamatan Penanggalan, Subulussalam, mengakibatkan penderitaan bagi ratusan warga. Kerusakan pipa induk PDAM Kota Subulussalam telah memutus akses air bersih selama dua hari terakhir, mempengaruhi kehidupan warga Desa Jontor, Sekelang, Kampung Cepu, dan Penanggalan Induk. Kondisi ini semakin memprihatinkan karena desa-desa tersebut berada di dataran tinggi, membuat penggalian sumur menjadi sangat sulit karena banyaknya bebatuan dan kedalaman yang mencapai lebih dari 20 meter.(10/04/25).

Ketergantungan penuh pada PDAM sebagai satu-satunya sumber air bersih memaksa warga menempuh perjalanan jauh dan melelahkan ke Sungai Lae Kombih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bayangkan, ibu-ibu harus berjalan kaki berjam-jam dengan jerigen di pundak, anak-anak kelelahan, dan lansia yang semakin rentan terhadap dehidrasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Subulussalam, Alhadin, mengakui kerusakan pipa tersebut. Namun, perbaikan terhambat karena keterbatasan anggaran. Dana Perwal dan DPA belum turun, sehingga Dinas PU belum dapat melakukan perbaikan dan para pekerja enggan bekerja tanpa gaji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini mendesak Pemko Subulussalam untuk segera bertindak. Minimnya anggaran bukanlah alasan untuk mengabaikan kebutuhan dasar warga akan air bersih. Pemko perlu segera mencari solusi alternatif pendanaan, seperti penggalangan dana masyarakat atau bantuan dari pemerintah provinsi, untuk mengatasi krisis ini dan memastikan warga mendapatkan akses air bersih sesegera mungkin. Kehidupan warga Subulussalam tak bisa terus dibiarkan terancam oleh dahaga.//Anton Tinendung**

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI
Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru