Portal Swadaya Warga Lae Saga Kembali Dirusak, Warga Desak Pelaku Ditangkap

ANTONI TINENDUNG

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 15:17 WIB

4086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam — Portal jalan yang dibangun secara swadaya oleh warga Kampong Lae Saga, Kecamatan Longkib, kembali dirusak oleh orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (5/4) dan menambah panjang daftar ketegangan di wilayah tersebut.

Kerusakan diketahui warga sekitar pukul 11.00 WIB saat melintas di area kebun. Portal yang sebelumnya didirikan sebagai pembatas akses itu tampak sudah dalam kondisi hancur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pagi tadi kami lihat sudah dirusak. Tidak tahu siapa pelakunya,” ujar seorang warga Lae Saga.

Portal tersebut dibangun dari swadaya masyarakat sebagai bentuk pengamanan wilayah di tengah konflik lahan yang masih berlangsung. Warga menilai tindakan perusakan ini bukan sekadar vandalisme, melainkan berkaitan dengan situasi sengketa yang belum mereda.
Sejumlah warga menduga peristiwa ini berkaitan dengan konflik antara masyarakat dengan pihak yang mengklaim kepemilikan lahan di kawasan tersebut, termasuk yang menyeret nama Netap Ginting dalam perkara perdata yang tengah berjalan.
Sebelumnya, ketegangan di wilayah ini sempat memicu dugaan tindak kekerasan dan penganiayaan. Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Subulussalam dan masih dalam penanganan aparat penegak hukum.
Warga berharap polisi segera mengusut pelaku perusakan portal dan mengungkap pihak yang diduga berada di balik aksi tersebut.

“Ini sudah berulang. Kami minta pelaku ditangkap dan diproses hukum,” kata seorang tokoh masyarakat.

Masyarakat juga mendesak aparat meningkatkan pengawasan di lokasi konflik guna mencegah eskalasi lebih lanjut. Mereka khawatir, jika tidak segera ditangani, peristiwa serupa bisa memicu konflik terbuka di tengah masyarakat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait pelaku perusakan. Warga memilih tetap bertahan menjaga wilayah mereka, sembari menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum sepeeti Polres SUBULUSSALAM.) ///

Berita Terkait

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo
PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji
89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah
90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah
Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB
Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan
TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru