Plt Pengulu Kute Lawe Kongker Hilir Laporkan Ketua LSMLIRA INDONESIA Aceh Tenggara ke Polisi

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 7 Maret 2024 - 16:56 WIB

40337 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara | Ketua LSMLIRA INDONESIA Kabupaten Aceh Tenggara sudah saya laporkan ke Polisi, karena masuk ke dalam rumah atau menggeledah rumah saya tanpa izin, demikian dikatakan Gani Suhud, Plt Pengulu Kute Lawe Kongker Hilir, Kecamatan Lawe Alas kepada Kamis (7/3/2024) sekira pukul 12.45 WIB, disalah satu warung kopi diseputaran Kota Kutacane.

Gani Suhud lebih lanjut mengatakan, dua minggu yang lalu mereka yang mengaku dari LSMLIRA INDONESIA itu datang ke desa, pada saat itu saya tidak di tempat, lalu mereka mendatangi kantor camat, entah apa pembahasan mereka di kantor Camat, saya juga gak tau, ujarnya.

Tak berselang lama, setelah itu mereka kembali menghubungi saya, katanya mau datang lagi ke desa dan saya katakan bahwa saya masih di kota, kalau gak nanti aja saya singgah ke kantor Abang. Setelah urusan saya di kota selesai, saya singgah dikantor mereka dan pada saat itu apa yang mereka tanyakan, semua sudah saya jawab dan saya jelaskan, sebut Gani Suhut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu mereka kembali menghubungi saya minta waktu untuk konfirmasi, pada saat itu saya bilang dalam minggu ini, karena saya masih ada kesibukkan. Lalu cerita panjang lebar hingga mereka mengkonfirmasi saya kegiatan Dana Desa Tahun 2023 yang dikelola oleh Plt Pengulu sebelum saya, dan saya sampaikan bahwasanya sudah dipergunakan sesuai kebutuhan.

 

Setelah itu kemaren, hari Rabu (6/3/2024) LSMLIRA INDONESIA atas nama Julfian menelpon saya menanyakan kapan mereka bisa turun ke desa. Saya katakan, bahwa dalam tiga hari ini saya masih sibuk, menghadapi kegiatan warga dan mempersiapkan acara perpisahan dengan anak-anak mahasiswa KKN, kata Plt Pengulu Kute Lawe Kongker Hilir kecamatan lawe alas kepada media

Anehnya, kata Gani Suhut, hari ini Kamis (7/3/2024) sekira pukul 11 siang mereka datang bergerombolan dan langsung masuk ke rumah saya tanpa seizin istri saya, ketika mereka datang, kebetulan saya sedang berada di kota untuk membeli beberapa kebutuhan. Didalam rumah itu hanya ada istri saya, lagian kalau suami orang tidak ada dirumah, ngapain menyelonong masuk kerumah orang, saya tidak terima perlakuan mereka ini, hari ini saya akan melaporkan mereka ke Polres Aceh Tenggara, kata Gani Suhut dan bergegas pergi melapor ke Polres Aceh Tenggara.

Dikonfirmasi media , Ketua LSMLIRA INDONESIA Kabupaten Aceh Tenggara dihubungi media inakor.id untuk keperluan pemberitaan melalui sambungan telepon, Fajri mengatakan, kita kan konfirmasi, kita turun ke lapangan berdasarkan hasil laporan dari masyarakat, mengenai Dana Desa Tahun 2023, kita turun ada Surat Perintah Tugas (SPT). Turun kita ke desa, gak ada jumpa Kepala Desa, kita telpon gak diangkat, lalu kami ketemu sama masyarakat disitu, ada istrinya, ada Kadusnya. Lalu kita tunjukan SPT dan kartu kita, jadi masalahnya dimana, tanya Ketua LSMLIRA INDONESIA itu kepada media .

Dikatakan Plt Pengulu karena masuk ke rumah tanpa izin, kemudian Fajri mengatakan, masak masuk kerumah tanpa izin, bisa kah kami masuk ke rumah orang tanpa izin, jangan gak jadi dilaporkannya, pungkas Fajri, Ketua LSMLIRA INDONESIA Aceh Tenggara mengakhiri.

Ditempat terpisah, M.Saleh Selian selaku Aktivis LIRA Aceh Tenggara mengatakan, LSMLIRA INDONESIA bukan bagian dari organisasi Lumbung Informasi Rakyat atau disingkat LIRA yang sedang dipimpinnya, artinya LIRA beda dengan LSMLIRA INDONESIA. Melalui media ini Saleh Selian menyampaikan kepada publik agar kedepannya harus jeli dan teliti supaya tidak salah persepsi dilapangan, dirinya sangat perihatin atas kejadian ini, ketus M.Saleh Selian

(Rel)

Berita Terkait

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
LP2iM Agara Desak Kejati Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Silayar
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia
Dana Iklan Diskominfo Aceh Tenggara Disorot, Pemda Diminta Transparan Soal Kerja Sama Media

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB

Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB