Pelatihan Tata Kelola Bisnis Dan Pemasaran Objek Wisata Pakpak Bharat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 15 Agustus 2024 - 01:41 WIB

40152 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropong Barat.co/Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd atas nama Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor membuka Pelatihan Tata Kelola, Bisnis dan Pemasaran Destinasi Kepariwisataan Kabupaten Pakpak Bharat di Balai Diklat BKPSDM, desa Cikaok (13/08/2024).

Dalam sambutannya, Mutsyuhito Solin banyak bercerita tentang potensi-potensi lokal Kabupaten Pakpak Bharat yang ternyata banyak diminati di berbagai belahan dunia, baik potensi kepariwisataan yang menawarkan keindahan alam Pakpak Bharat, keindahan dan nilai budaya yang sangat tinggi, serta juga potensi hasil bumi Pakpak Bharat yang sangat bernilai tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa waktu lalu kami Bersama Tim Indonesia Fighter Tourism Asosiation (IFTA) menjelajah di beberapa Kecamatan, termasuk Pagindar, Siempat Rube dan Sitellu Tali Urang Julu, nyatanya alam Pakpak Bharat sangatlah menarik untuk dijelajahi, mereka, teman-teman kita di IFTA sangat berminat untuk membantu mempromosikan kepariwisataan kita, jelas Mutsyuhito Solin.

Lebih jauh Wakil Bupati juga berkisah tentang potensi hasil bumi Pakpak Bharat yang telah ada sejak ribuan tahun silam, dicari oleh banyak pedagang dari berbagai belahan dunia, serta turut berperan dalam melambungkan nama tanah Pakpak, tersohor di seluruh dunia.

Ada pohon kapur (Kafura) kita di Pagindar, ada kemenyan, nilam, serai wangi dan banyak lainnya, saat ini sudah dioalh menjadi bermacam-macam wewangian, parfum dan sejenisnya, ini semua harus terus kita gali dan kembangkan, dan untuk tujuan itulah pelatihan ini kita adakan, jepas dia kemudian.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini, para peserta bisa memahami pentingnya tata Kelola, pengelolaan bisnis, dan pemasaran destinasi kepariwisataan, memahami komponen dan factor penting dalam pengembangan bisnis kepariwisataan, serta mampu melakukan evaluasi terhadap tata Kelola bisnis dan pemasaran destinasi kepariwisataan.

 

( Ujungmaster24 )

Berita Terkait

Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Pakpak Bharat: Pastikan Program Daerah Selaras
Bupati Pakpak Bharat Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional di Kementerian PUPR
Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:08 WIB

SHM Vs AJB Surya Darma: Sidang Pemeriksaan Setempat Digelar di Lae Saga, Dugaan Penggunaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:08 WIB

PT BSM Diterpa Berbagai Persoalan: Sengketa Lahan, Dugaan Pencemaran Lingkungan hingga Laporan Penganiayaan yang Dinilai Warga sebagai “Playing Victim”

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:35 WIB

Sengketa Lahan di Desa Lae Saga, Warga Subulussalam kembali Desak PPAT Batalkan 35 AJB

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:54 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WIB

Mantan Kades Anwar Resmi Serahkan Mobil BUMDes, Tegaskan Komitmen Pengabdian untuk Kemajuan Kampong Pasir Belo

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:49 WIB

POSBAKUMADIN Soroti Dugaan Cacat Hukum 75 AJB di Lahan Transmigrasi Longkib, Desak Pembatalan dan Penegakan Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:48 WIB

Polres Subulussalam akan Tetapkan Tersangka Penganiayaan, Telusuri Jejak Mafia Tanah Longkib

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:29 WIB

Dari Penganiayaan ke Dugaan Mafia Tanah, Polres Subulussalam Menelusuri Jejak Kasus Lae Saga

Berita Terbaru