Gawat..Proyek Laboratorium & Rehab SMPN Pulau Banyak Singkil, Tak Dikerjakan Kontraktor

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 30 September 2024 - 20:38 WIB

40399 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil, teropongbarat.co. Aneh..Pembangunan Ruang laboratorium & Prabotnya yang seharusnya dikerjakan oleh CV. Ambun Baru dengan nilai kontrak Rp. 539.460.832 masa pelaksanaan 150 hari serta penandatanganan kontrak tertanggal 12 juli 2024, yang berada di Kecamatan Pulau Banyak Aceh Singkil tersebut diduga ditinggalkan kontraktornya. (29/09/24).

Ironisnya, terlihat tak ada tanda-tanda pengerjaan proyek pembangunan laboratorium dilokasi yang seharusnya dibangun ruang Laboratorium itu. Namun yang tampak hanya Papan informasi dari kegiatan proyek pembangunan laboratorium.

Proyek pembangunan laboratorium serta rehab Ruang Kelas Sekolah UPTD SPF SMP Negeri 1 Pulau Banyak, Aceh Singkil, diketahui proses penandatanganan kontrak sudah dilakukan pada bulan Juli 2024 lalu. Proyek pembangunan laboratorium dan rehab ruang kelas itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Sekolah UPTD SPF SMP Negri 1 Pulau Banyak, menyampaikan ke awak medya bahwa hal ini sudah disampaikan ke dinas terkait, bahkan kepala sekolah itu telah melaporkan keadaan ini ke Konsultan pengawas dari kegiatan proyek Laboratorium.

“Saya juga sudah memberitahukan pada konsultannya, dan saya sudah sampaikan kedinas, jawaban konsultan sudah ditegur,” Ujar Zarzali kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pulau Banyak.

Sementara Muhiddin PPTK dari dinas pendidikan Aceh Singkil menjelaskan hal yang sama atas keterlambatan pekerjaan pembangunan laboratorium itu. Bahkan pihaknya telah memberi surat teguran pada rekanan sebanyak 2 (dua) Kali.

“Masa kerja yang satu 150 hari untuk laboratorium, 120 hari untuk rehab gedung, kami sudah mengirimkan surat sebanyak 2 kali, pertama tanggal 24 Agustus, yang ke-2 tertanggal 19 September 2024,” Kata Mahiddin menjelaskan pada medya.

Berdasarkan Informasi yang didapat dari berbagai sumber, pihak rekanan kontraktor tidak mau mengerjakan proyek laboratoriun itu karena pihak pemerintah Aceh Singkil tidak memberikan “UANG MUKA” yang merupakan hak nya dari pihak Kontraktor, hingga sampai saat ini pekerjaan pembangunan laboratorium dan perabotnya tidak dikerjakan rekanan.

Penjabat Bupati Aceh Singkil Drs. Azmi, MAP dikonfirmasi atas tidak bersediannya Pemda Aceh Singkil memberi UANG MUKA bagi rekanan kontraktor tidak menjawab konfirmasi jurnalis atas alasan pemda tidak memberi uang muka bagi kontraktor pembangunan Laboratorium tersebut. // A. Tim. **

Berita Terkait

Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Heboh Pemilihan BPKamp Desa Kilangan: Dinilai Tabrak Perbup, Warga Tuntut Pemilihan Ulang !!!
Kepala Desa Lae Bangun yang baru terpilih, Pimpin Apel Pada Seluruh Pengurus Desa
Melalui Musyawarah Zainuddin BM Ditunjuk Sebagai Ketua Pengurusan Persolan Lahan Eks Transmigrasi Dengan PT Nafasindo
Dugaan Penyerobotan Lahan Milik Warga Polres Aceh  Singkil Bersama BPN Cek Titik Lokasi
Pesilat Aceh Singkil Rebut Medali di Pra-PORA 2026, Bupati Berikan Apresiasi
Buruh dan Warga Geruduk PT Nafasindo, Prof. Sutan Nasomal Minta Forkopimda Aceh Singkil Segera Turun Tangan
DISHUB ACEH SINGKIL GANDENG PT SOCFINDO PERBAIKI AKSES JALAN SMPN 4 GUNUNG MERIYAH

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB