Isu Jual Beli Proyek Di Karo, Tokoh Masyarakat Menolak: “Fitnah dan Menyesatkan”

Hyskia Satria Purba

- Redaksi

Kamis, 7 Agustus 2025 - 20:24 WIB

40298 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Karo, Teropongbarat. Com // Beberapa tokoh masyarakat Karo dengan tegas menolak isu jual beli proyek di pemerintahan Kabupaten Karo yang belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial. Isu yang mengatasnamakan pimpinan salah satu lembaga dari luar Kabupaten Karo ini dinilai sebagai fitnah dan menyesatkan, serta dapat mencederai kehormatan kepemimpinan pemerintahan Kabupaten Karo.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh pemuka agama, J.A Tarigan, menyatakan bahwa kebijakan pemerintahan Kabupaten Karo di bawah pimpinan Bupati Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., dan Wakil Bupati Komando Tarigan, SP., sangat terbuka, transparan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Rekam jejak Bupati dan Wakil Bupati Karo yang takut akan Tuhan tidak mungkin melakukan praktik jual beli proyek atau meneror pihak-pihak pengelola anggaran.

 

J.A Tarigan juga menjelaskan bahwa pengelolaan proyek di Kabupaten Karo dilakukan sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku. Tidak ada utusan dalam pengelolaan proyek, dan semua proses dilakukan dengan transparan dan akuntabel.

 

Masyarakat Kabupaten Karo sangat menyayangkan adanya pemberitaan yang tidak benar dari lembaga di luar Tanah Karo. Mereka berharap agar masyarakat dapat saling menjaga dan tidak asal percaya pada pemberitaan yang tidak jelas sumbernya.

 

Tokoh masyarakat Karo menolak isu jual beli proyek dan menilai bahwa isu tersebut tidak memiliki dasar dan bukti yang jelas. Mereka berharap agar pemerintah dapat terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan proyek di Kabupaten Karo.

 

Isu jual beli proyek di Kabupaten Karo dinilai sebagai fitnah dan menyesatkan. Pemerintah Kabupaten Karo di bawah pimpinan Bupati dan Wakil Bupati saat ini telah menunjukkan komitmen untuk mengelola proyek dengan transparan dan akuntabel. Masyarakat Kabupaten Karo berharap agar isu-isu yang tidak benar dapat dihentikan dan pemerintah dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

(Kia)

Berita Terkait

Dugaan Perjudian Togel di Kabupaten Karo Disorot, Polisi Terima Informasi untuk Ditindaklanjuti
Bulog Karo Serap 1.586 Ton Gabah, Target 100 Persen Dikejar hingga Akhir Oktober
Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Karo, Siswa SMK Negeri 1 Merdeka Dilarikan ke Rumah Sakit
Bulog Karo Perluas Pasar Murah, 1.771,5 Ton Beras Bantuan Telah Disalurkan
Bulog Karo Pastikan Stok Beras SPHP Aman, Pasar Murah Digelar di Kabanjahe
Pengungsi Sinabung Terima Bantuan Beras, Bulog Karo Turut Bagikan Masker
Bulog dan Pemkab Karo Gelar Gerakan Pangan Murah, Ringankan Beban Warga di Tengah Aktivitas Sinabung
HUT RI ke-81 di Desa Kacaribu Meriah, Warga Kompak Ikuti Beragam Lomba

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru