Problem Etik Kesbangpol Subulussalam dalam Dugaan Korupsi Dana Hibah Panwaslih Rp 4 Miliar

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 16:45 WIB

40329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Kasus dugaan korupsi dana hibah Panwaslih Subulussalam senilai Rp 4 miliar kian menggemparkan publik. Masyarakat menuntut penyidik Kejaksaan Negeri Subulussalam tidak berhenti hanya pada pemeriksaan lima komisioner Panwaslih dan bendahara sekretariat, tetapi juga mengungkap keterlibatan para atasan langsung di lingkungan Pemko Subulussalam yang diduga menjadi inisiator sekaligus pemberi restu.(12/09/25).

Dalam sistem birokrasi, istilah Ansun (atasan langsung) menuntut loyalitas penuh dari bawahan. Namun loyalitas yang salah arah ini sering kali menyeret pegawai untuk melakukan pelanggaran, manipulasi, bahkan praktik KKN berjemaah – membuat pegawai negeri yang seharusnya “abdi negara” berubah menjadi “pegawai ngeri”.

“Pengungkapan kasus ini jangan berhenti pada pelaksana teknis. Publik ingin melihat keberanian penyidik membongkar keterlibatan siapa pun yang memerintahkan atau menikmati hasil dugaan korupsi ini,” tegas seorang pemerhati kebijakan publik dari LSM Suara Putra Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejaksaan Negeri Subulussalam telah melakukan penyitaan sejumlah barang bukti penting, termasuk mobil komisioner Panwaslih, beberapa laptop, dan ponsel bendahara sekretariat. Ketua Panwaslih Kota Subulussalam membenarkan penyitaan tersebut, memperkuat indikasi adanya aliran dana yang mencurigakan.

Kini, Kasi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejari Subulussalam Anton Susilo, SH, disebut-sebut tengah mengusut tuntas dugaan penyimpangan dana pengawasan Pilkada 2024. Informasi dari sumber internal menyebut adanya “green light” dari pejabat teras Pemko Subulussalam yang memuluskan dugaan korupsi berjemaah ini. Meski demikian, penetapan tersangka hingga kini belum diumumkan ke publik, bekum terlihat hilaalnya.

KONFIRMASI KEJARI SUBULUSSALAM: PENYIDIKAN TAK BERHENTI DI KOMISIONER
Tim mitrapolda.com mendatangi Kejaksaan Negeri Subulussalam untuk memastikan perkembangan kasus ini. Dalam pertemuan di ruang koordinasi Tipidsus, Kasi Pidsus menegaskan bahwa penyidikan tidak akan berhenti pada komisioner dan bendahara saja.

“Kami masih mendalami keterlibatan pihak-pihak lain, termasuk kemungkinan peran pengambil kebijakan di tingkat atas,” ujar Anton Susilo. Penyidik berkomitmen menelusuri aliran dana hibah dari Pemko hingga penggunaannya, mencari siapa yang memberi perintah dan siapa yang menikmati hasil korupsi.

Langkah ini disambut positif oleh masyarakat sipil. Aktivis antikorupsi menilai keberanian Kejari memeriksa pejabat tinggi akan menjadi preseden penting penegakan hukum di Subulussalam. “Kita ingin melihat kasus ini tuntas, tidak hanya menyentuh pelaksana teknis, tetapi juga aktor intelektualnya,” ujar seorang warga yang hadir mendampingi tim media.

Publik kini menanti langkah lanjutan penyidik. Jika keterlibatan pejabat teras terbukti, kasus ini bisa menjadi momentum pembenahan budaya birokrasi – memastikan loyalitas kepada pimpinan tidak lagi menjadi tameng pembenaran korupsi, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu.

(Antoni tinendung).

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 22:00 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Senin, 20 April 2026 - 00:14 WIB

Gema Davos, Ranny Fahd A Rafiq Kawal Langkah Berani Presiden Prabowo untuk Gaza lewat BoP

Berita Terbaru