Kasus Telap BLT Warga Desa Buluh Duri, Mantan Pj Kepala Kampong Diujung Tanduk

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025 - 23:17 WIB

40111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Sedih dan geram. Begitulah perasaan masyarakat Kampong Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam. Hak mereka atas Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa belum juga diterima hingga kini, meski sudah berulangkali disuarakan kepada berbagai pihak, mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK), kantor camat, hingga ke Pemko Subulussalam.

Masalah ini kini menyeret nama mantan Penjabat (Pj) Kepala Kampong Buluh Dori, Dosti, yang diduga menggelapkan dana BLT tersebut. Penjabat Kepala Kampong yang baru, Mihardi, membenarkan bahwa kasus ini sudah ditangani oleh DPMK Kota Subulussalam.

“Masalah BLT ini sudah ditangani Kadis DPMK. Pihak keluarga mantan Pj kepala kampong, Dosti, sudah diminta agar segera menyelesaikan dan mengembalikan dana BLT yang belum disalurkan ke masyarakat,” ujar Mihardi, Senin (6/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, dugaan penyalahgunaan dana tidak berhenti di situ. Menurut Mihardi, masih ada sejumlah persoalan keuangan dan administrasi yang diwariskan dari masa kepemimpinan Dosti.

“Selain BLT, ada juga bangunan kantor kepala kampong senilai lebih dari Rp200 juta yang belum tuntas pertanggungjawabannya. Tunggakan pajak kampong dari tahun 2023 hingga 2024 pun belum dibayarkan. Sementara pajak tahun 2025 sudah saya lunasi,” jelas Mihardi.

Kadis DPMK Subulussalam disebut telah memberikan tenggat waktu bagi keluarga mantan Pj Kepala Kampong untuk mengembalikan dana BLT tersebut. Namun hingga batas waktu yang dijanjikan, penyelesaiannya belum terlihat jelas.

Masyarakat Buluh Dori kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum (APH). Sebab, penyelewengan dana desa, terutama bantuan sosial seperti BLT, merupakan pelanggaran serius yang menyangkut hajat hidup warga miskin ekstrim.

“Kami berharap APH turun tangan. Dana desa bukan milik pribadi. Itu hak masyarakat,” ujar seorang tokoh masyarakat Buluh Dori yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, Penjabat Kepala Kampong Mihardi berharap agar pemerintah kota juga memperhatikan nasib aparatur kampong yang belum menerima honor sejak beberapa bulan terakhir.

“Harapan saya, Pemko Subulussalam segera membayarkan honor kepala kampong dan para perangkat desa, agar pembangunan bisa berjalan sesuai harapan masyarakat,” tutup Mihardi.

Kasus dugaan penggelapan BLT dan penyimpangan dana desa Buluh Dori menjadi cerminan buruk pengelolaan anggaran di tingkat kampong. Jika aparat hukum tak segera bertindak, kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan desa akan semakin tergerus.//@nton tin

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Senin, 7 September 2026 - 10:54 WIB

Kokohkan Disiplin dan Jiwa Pengabdian, Kodim 1410/Bantaeng Gelar Upacara Bendera Mingguan

Berita Terbaru