Jejak Kasus Tipikor di Kejaksaan Subulussalam Menggantung, Tunggu Hasil Hitungan Kerugian Negara

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 11:01 WIB

40535 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Pidsus: “Sedang Dihitung oleh Lembaga Independen”

Subulussalam, teropongbarat.co — Tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Kota Subulussalam kini naik ke tahap penyidikan. Namun, penetapan tersangka belum juga dilakukan. Alasannya: Kejaksaan Negeri (Kejari) Subulussalam masih menunggu hasil resmi perhitungan kerugian negara dari lembaga independen.

“Sejauh ini kami sudah memeriksa saksi-saksi, meminta keterangan ahli, dan menyita sejumlah dokumen. Tapi untuk menetapkan tersangka, kami menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari lembaga berwenang,” kata Kasi Pidsus Kejari Subulussalam, Anton Susilo, SH, kepada teropongbarat.co, baru baru ini.
Pernyataan itu dibenarkan oleh Kasi Intel Delfiandi, SH.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga Kasus Besar

Dari hasil penelusuran, tiga kasus besar yang tengah ditangani antara lain:

1. Kasus dugaan korupsi anggaran Panwaslih Subulussalam senilai Rp4 miliar pada Pemilukada 2024. Dana pengawasan pemilu yang seharusnya digunakan untuk operasional lembaga justru diduga “dibelokkan” untuk kepentingan pribadi sejumlah pihak. Nama Ansun, atasan langsung sejumlah PNS Panwaslih, disebut-sebut ikut menikmati aliran dana bersama beberapa komisioner dan sekretariat.

2. Perkara dugaan mafia tanah di Kecamatan Longkib, yang menyeret sejumlah pejabat dan ASN Pemko Subulussalam. Saksi-saksi mengungkap permainan harga dan dugaan manipulasi dokumen untuk keuntungan pribadi.

3. Kasus korupsi dana desa yang menyeret beberapa kepala desa serta aparatur di lingkungan pemerintah kota. Dugaan penyalahgunaan anggaran infrastruktur dan laporan fiktif menjadi sorotan utama penyidik.

Tersangka Belum Ditetapkan

Meski sejumlah saksi sudah diperiksa, belum ada nama yang ditetapkan sebagai tersangka. Proses hukum kini bergantung pada hasil audit lembaga independen yang diminta menghitung kerugian negara.

“Kami sudah kirim surat resmi dan masih menunggu hasilnya. Setelah angka kerugian keluar, baru bisa kami simpulkan langkah selanjutnya,” tambah Anton.

Sementara itu, informasi yang beredar di internal Panwaslih menyebut, besarnya nilai dana yang raib sulit hanya diatur oleh pelaksana teknis. Indikasi keterlibatan pejabat di level lebih tinggi pun mulai menguat.

Publik Menunggu Ketegasan Kejaksaan

Publik kini menunggu langkah tegas Kejaksaan Negeri Subulussalam. Apakah penegakan hukum akan menyentuh pejabat atas yang diduga “bermain tali”, atau berhenti di bendahara dan staf teknis semata.

Dalam situasi keuangan daerah yang sedang defisit, setiap rupiah yang hilang terasa menyakitkan. Kasus ini bukan hanya soal angka, tapi juga soal kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dan pemerintah daerah.

🖊️ Laporan: @nton-Ipong | teropongbarat.co

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:28 WIB

PLT Bupati Langkat Tiorita Surbakti Pacu Langkat untuk Naik Kategori KLA

Selasa, 8 September 2026 - 01:13 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan di Langkat

Selasa, 8 September 2026 - 01:09 WIB

Tiorita Surbakti Prihatin Tingginya Angka Perceraian Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 8 September 2026 - 00:58 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Perkuat Persaudaraan Merga Silima

Selasa, 8 September 2026 - 00:51 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Dorong Perubahan APBD 2026 Percepat Pembangunan

Senin, 7 September 2026 - 22:44 WIB

DPRD Langkat Fasilitasi RDP TKBM Karang Rejo , Sepakati Pemilihan Ketua Baru dalam Satu Bulan

Senin, 7 September 2026 - 21:15 WIB

Hendak Temui Humas Pabrik Sawit, Jurnalis Senior di Aceh Singkil Dikeroyok Puluhan Massa di Pos Security

Senin, 7 September 2026 - 20:46 WIB

Tingkatkan Akses Keadilan, LBH Garuda Kencana Indonesia Sumut Jalin MoU dan Gelar Sosialisasi Hukum di Lapas Tanjung Balai

Berita Terbaru