Pasien BPJS dan Rasa Tulus yang Semakin Mahal di Ruang RSUD Subulussalam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 17:42 WIB

40504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam | teropongbarat.co. Di ruang perawatan kelas tiga RSUD Kota Subulussalam, tubuh Andiko Naibaho tampak menyusut. Dua bulan lalu berat badannya mencapai 74 kilogram. Kini tinggal sekitar 40 kilogram. Wajahnya pucat, matanya cekung, suaranya pelan ketika menceritakan rasa kecewa yang terus menekan pikirannya.

“Sudah dua bulan lebih saya dirawat, tapi bukannya sembuh, malah makin parah,” katanya, didampingi sang istri, boru Bancin, Kamis (7/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andiko adalah pasien BPJS yang menjalani operasi usus oleh dr. Arief, salah satu dokter spesialis RSUD Subulussalam. Ia mengaku sejak awal merasa pelayanan medis terhadap dirinya dilakukan asal-asalan. Obat yang diberikan, katanya, sering tak menimbulkan reaksi positif. Rasa nyeri yang semula ringan kini menjadi semakin berat. “Saya curiga ada yang salah dalam penanganan. Jangan-jangan malpraktek,” ujarnya lirih.

Pihak RSUD membantah tudingan itu. Salah seorang pejabat rumah sakit mengatakan semua prosedur medis sudah dijalankan sesuai standar operasional (SOP). “Kami bekerja sesuai aturan. Tidak ada unsur kelalaian. Jika pasien membutuhkan perawatan lebih lanjut, kami siap merujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap fasilitasnya,” ujarnya singkat.

Namun di luar penjelasan formal itu, cerita Andiko mencerminkan keresahan yang sering terdengar di ruang-ruang rumah sakit daerah: pelayanan pasien BPJS yang terasa setengah hati. Imej ini tumbuh kuat di masyarakat—bahwa pasien umum sering mendapat perhatian lebih, sementara pasien BPJS seperti Andiko kerap menjadi “nomor dua”.

Seorang perawat senior yang enggan disebut namanya mengakui ada beban psikologis di kalangan tenaga medis. “Kami ini manusia juga. Kadang fasilitas kurang, tekanan tinggi, tapi pasien menuntut maksimal. Akhirnya, keikhlasan itu bisa luntur,” ujarnya.

Kisah Andiko membuka kembali perdebatan lama tentang rasa tulus dalam profesi medis. Sumpah dokter dan perawat seharusnya menjamin bahwa setiap pasien—siapa pun dia, dari kelas mana pun—mendapat perlakuan sama. Tapi di lapangan, realitas kerap lebih keras.

Di RSUD Subulussalam, tubuh Andiko masih terbaring lemah. Namun yang lebih menyakitkan baginya mungkin bukan hanya luka operasi yang belum sembuh, melainkan rasa kecewa pada sistem yang semestinya menyembuhkan.

Laporan: Anton Tin | Subulussalam

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 01:28 WIB

PLT Bupati Langkat Tiorita Surbakti Pacu Langkat untuk Naik Kategori KLA

Selasa, 8 September 2026 - 01:13 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Rentan di Langkat

Selasa, 8 September 2026 - 01:09 WIB

Tiorita Surbakti Prihatin Tingginya Angka Perceraian Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Selasa, 8 September 2026 - 00:58 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Surbakti Perkuat Persaudaraan Merga Silima

Selasa, 8 September 2026 - 00:51 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Dorong Perubahan APBD 2026 Percepat Pembangunan

Senin, 7 September 2026 - 22:44 WIB

DPRD Langkat Fasilitasi RDP TKBM Karang Rejo , Sepakati Pemilihan Ketua Baru dalam Satu Bulan

Senin, 7 September 2026 - 21:15 WIB

Hendak Temui Humas Pabrik Sawit, Jurnalis Senior di Aceh Singkil Dikeroyok Puluhan Massa di Pos Security

Senin, 7 September 2026 - 20:46 WIB

Tingkatkan Akses Keadilan, LBH Garuda Kencana Indonesia Sumut Jalin MoU dan Gelar Sosialisasi Hukum di Lapas Tanjung Balai

Berita Terbaru