Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:39 WIB

4077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, kebutuhan akan ruang dialog publik yang jernih dan rasional menjadi semakin penting. Berangkat dari semangat tersebut, sebuah forum diskusi bertajuk *“Perkara Bangsa”* mengangkat tema *“Indonesia dan Konflik Global: Apa yang Bisa Kita Dapatkan?”*
Forum ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang hukum tata negara dan kebijakan publik, yaitu Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H. dan Assoc. Prof. Dr. Freddy Harris, S.H., M.H. Kehadiran keduanya diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai bagaimana Indonesia membaca dinamika konflik global dari sudut pandang hukum, tata kelola negara, serta kepentingan nasional.

Perkembangan konflik geopolitik di berbagai kawasan dunia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perubahan tatanan global berlangsung sangat cepat. Ketegangan antarnegara, persaingan ekonomi, serta perubahan konfigurasi kekuatan dunia membawa implikasi yang semakin nyata terhadap berbagai sektor di Indonesia, mulai dari ekonomi, kebijakan publik, hingga sistem hukum dan tata kelola pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks tersebut, forum *“Perkara Bangsa”* hadir sebagai ruang diskusi yang mencoba mempertemukan berbagai perspektif—akademisi, praktisi, profesional, serta masyarakat luas—untuk membaca perkembangan global secara lebih jernih dan strategis.

Pada kesempatan yang sama, acara ini juga menjadi momentum peresmian *H.A.B Law Firm*, sebuah kantor hukum yang hadir dengan komitmen profesional yang dirangkum dalam tagline:
*“Teguh dalam Prinsip, Tajam dalam Mengungkap Kebenaran.”*

Peresmian *H.A.B Law Firm* dilakukan langsung oleh *H. Adang Bunyamin,* di dampingi oleh Managing Patner DR. Wasis Soesatyo, Rika Aryuna, S.E., S.H., M.M., dan Fuzail Abdulrahman sebagai penanda dimulainya kiprah institusi hukum tersebut dalam memberikan layanan profesional yang berintegritas.

Tagline yang diusung mencerminkan keyakinan bahwa dalam situasi global yang semakin kompleks, keberadaan profesional hukum yang menjunjung tinggi prinsip, independensi, serta keberanian dalam mengungkap kebenaran menjadi semakin penting bagi terciptanya kepastian hukum dan keadilan di tengah masyarakat.

Peresmian ini tidak hanya dimaknai sebagai peluncuran sebuah institusi profesional, tetapi juga sebagai bagian dari semangat kolaborasi untuk memperkuat praktik hukum yang berintegritas serta mendorong kualitas diskursus publik di Indonesia.

Ke depan, forum “Perkara Bangsa” diharapkan dapat berkembang sebagai ruang percakapan publik yang menghadirkan diskusi substantif mengenai berbagai persoalan strategis yang dihadapi Indonesia, baik dalam konteks nasional maupun global.

Di tengah derasnya arus informasi dan opini publik, kehadiran ruang dialog yang mendorong pemikiran kritis, rasional, dan konstruktif menjadi semakin relevan bagi kehidupan demokrasi dan masa depan bangsa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka serta kegiatan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan. (*)

Berita Terkait

LBH DPD KNPI DKI Djakarta : Program MBG adalah Program Mulia, Apresiasi Pergantian Kepala BGN, berharap Kepemimpinan Baru Jalankan Tugas dengan Jujur dan Profesional
PW GPA DKI Jakarta Dukung Sikap TNI AD Soal Film “Pesta Babi”, Minta Penayangan Dicabut Jika Terbukti Langgar Hak dan Tidak Sesuai Fakta Lapangan
PW GPA DKI Jakarta Dukung Pencabutan Izin Tayang Film “Pesta Babi”, Dedi Siregar: Hormati Hak dan Martabat Tokoh Adat Papua
PP Gerakan Pemuda Alwashliyah : Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad jangan di Politisasi
Publik Nilai Dirkrimsus Polda Sumbar Tak Tebang Pilih Berantas Tambang Ilegal
Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat Aksi dan Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT Rosin Cs
Sanksi Gubernur Aceh Diduga Diabaikan, PT Rosin Dituding Jadi Simbol Pembangkangan Hukum dan Kerusakan Lingkungan
Program MBG Dinilai Tepat Sasaran, DPP LPPI Tolak Isu Pencopotan Kepala BGN

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB