Subulussalam, teropongbarat.co. Pagi itu, barisan rapi personel memenuhi Lapangan Tatag Trawang Tungga. Di bawah langit yang teduh, Kepolisian Resor Subulussalam menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) untuk dua posisi strategis: Kepala Satuan Intelkam dan Kepala Satuan Reserse Kriminal, Jumat, 27 Maret 2026.
Pergantian berlangsung sederhana, namun sarat makna. Tongkat komando Kasat Intelkam beralih dari AKP Fajar Harapan kepada AKP Faisal Putra. Sementara jabatan Kasat Reskrim diserahterimakan dari AKP Abdul Mufakir, S.H., M.H., kepada IPTU Putu Gede Ega Purwita, S.Tr.K., S.I.K., M.H., yang sebelumnya bertugas di Polres Simeulue.
Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K., memimpin langsung jalannya upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa mutasi adalah bagian dari denyut organisasi—mengalir, bergerak, dan menjaga ritme kinerja tetap hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam organisasi Polri, untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran manajerial,” ujarnya.
Nada kebersamaan terasa kental. Para perwira lama dan baru berdiri dalam satu barisan, seolah menegaskan bahwa pergantian bukanlah perpisahan, melainkan kesinambungan tugas. Apresiasi disampaikan kepada pejabat lama atas dedikasi yang telah ditorehkan, sementara harapan disematkan kepada pejabat baru untuk melanjutkan kerja-kerja pelayanan.
Kapolres juga mengingatkan bahwa sertijab bukan sekadar formalitas administratif. Ia menyebutnya sebagai momentum untuk menyalakan kembali semangat, disiplin, dan etos kerja.
Di penghujung upacara, suasana mencair. Jabat tangan dan senyum mengalir di antara anggota. Dalam kebersahajaan itu, Polres Subulussalam menegaskan satu hal: tugas boleh berganti, tetapi pengabdian tetap sama—untuk masyarakat, bangsa, dan negara.//Anton Steven tin.
















































